CREATE FREE WEDDING WEBSITE » 
Ma Joly Restaurant
Nusa Dua Beach, Hotel & Spa
King Foto Group
Yumi Katsura Wedding In Style
The Luxus
home » traditional home » articles » profile » wujudkan wedding organizer bernafaskan budaya nusantara
Wujudkan Wedding Organizer Bernafaskan Budaya Nusantara
 

Hidup adalah sebuah proses perjalanan. Berbagai peristiwa – suka maupun duka – terjadi setiap hari. Ada momen indah, bahkan ada pula yang bikin bete. Dan, setiap babak kehidupan itu dilalui Dian dengan penuh kesan. Via dunia maya, ia pun mengejawantahkan setiap kesan yang diperolehnya dalam hidup. Terutama pengalamannya sebagai seorang entrepreneur pada bidang Wedding Planner & Organizer (WO).

Pada suatu pagi di penghujung November 2011. Tidak seperti biasanya, pagi itu mentari nampak malu memancarkan sinarnya. Terlebih ketika barisan awan hitam mulai menggelayut manja di langit Jakarta. Padahal waktu sudah menunjukan pukul delapan lebih tiga puluh menit. Namun muramnya cuaca di luar terasa sirna, tatkala icon inbox pada layanan surat elektronik nampak berkedip di layar monitor. Menandakan ada surat yang masuk. Surat itu muncul tepat jam sembilan pagi, sesuai yang dijanjikan oleh pengirimnya; Dian Indriani. Rupanya entrepreneur di bidang Wedding Planner & Organizer (WO) ini, adalah tipikal perempuan yang sangat menghargai waktu.

Kesan akrab dan ramah begitu terasa dalam setiap jawaban yang ia tuturkan melalui tulisan. Lewat surat elektronik itu, Dian memaparkan mengenai awal ketelibatannya di bidang WO. Sebuah profesi yang konon membuat hidupnya menjadi penuh makna dan warna. Padahal menjadi wedding organizer bukanlah cita-citanya dulu. Namun belakangan ia malah serius dan mantap meretas jalan sebagai entrepreneur dengan mendirikan Diand Wedding Planner & Organizer.

Awal perjalanan karir Dian pada bidang wedding planner dimulai sejak tahun 2005. Ketika itu, selepas menekuni profesi sebagai penulis kreatif pada beberapa media elektornik, ia kemudian bergabung sebagai staff pada Wedding & Event Organizer milik Rina Gunawan. Boleh jadi lantaran enjoy, Dian berkarir selama enam tahun pada bidang tersebut. Banyak suka dan duka yang ia alami selama kurun waktu itu, mulai dari rasa bahagia saat acara yang ditanganinya sukses, hingga perasaan sedih ketika segala jerih payahnya masih dinilai kurang sempurna. "Berbagai hal itu, saya nikmati sebagai bumbu perjuangan dalam perjalanan karir saya. Bersyukur dan ikhlas melakukan pekerjaan, dan tetap selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi client," ujarnya.

Selain suka dan duka, Dian pun memperoleh banyak pelajaran mengenai wedding organizer. Entah itu yang dialaminya sendiri di lapangan, maupun ketika sharing pendapat dengan sang kakak, Rina Gunawan. Berbekal hal itu, ia pun memberanikan diri untuk lebih serius dan mandiri dalam menggeluti jasa wedding organizer, yakni dengan mendirikan Diand Wedding Planner & Organizer di akhir tahun 2010. "Saya ingin mempunyai usaha sendiri tanpa bergantung pada orang lain," papar Dian. Padahal, jika menilik apa yang menjadi cita-citanya di masa lalu, profesi yang digelutinya kini, sama seakali tidak pernah terlintas di dalam benaknya. Dulu ia ingin sekali berkarir di bidang broadcast, creative, ataupun sebagai penulis naskah. Kendati seperti itu, Dian mengaku tidak kecewa. Malah sebaliknya, ia merasa senang lantaran bisa membantu banyak orang, yakni mewujudkan konsep pesta pernikahanan mereka, agar tidak hanya sebatas mimpi.

Dan hebatnya, mulai dari awal berdiri hingga kini, Diand Wedding Planner & Organizer konsisten untuk mengkhususkan diri pada konsep pernikahan tradisional dan nasional saja. Mengapa? "Saya ingin ikut menjaga dan melestarikan budaya di negeri sendiri. Selain itu, saya juga tertarik akan setiap keunikan yang dimiliki setiap pengantin tradisional yang begitu beragam di Indonesia," terang Dian.

Kedepannya begitu banyak hal yang ingin dilakukan Dian untuk meningkatkan performa Diand Wedding Planner & Organizer. Mulai dari memperkaya wawasan mengenai tata cara pernikahan tradisional, dan memperluas jejaring pertemanan tentunya. "Hal itu perlu, agar Diand Wedding Planner & Organizer tetap inovatif dan kreatif dalam mewujudkan pernikahan tradisional," jelas Dian. Ya, dengan mengusung slogan: we make your wedding simply elegant¸ Diand Wedding Planner & Organizer, siap merealisasikan konsep pernikahan tradisional Anda, hingga tak menjadi impian belaka.

Teks Teddy Sutiady Foto Dokumentasi Dian Indriani

facebook twitter
BERI NILAI ARTIKEL:
   PRINT THIS ARTICLE | SEND TO FRIEND
NAMA
EMAIL
KOMENTAR

SERBA-SERBI

Kehadiran souvenir sebagai buah tangan kerap diharapkan oleh tamu ketika menghadiri sebuah pernikahan. Tak jauh berbeda dengan hal-hal lain dalam pesta, souvenir pun sebaiknya tampil secantik mungkin. Karena ini adalah salah satu bentuk terimakasih pasangan pengantin kepada para tamu undangan yang telah berkenan hadir.  » more
NEWS & EVENT

Wangie Fashion House, salah satu desainer kebaya, kembali menampilkan koleksinya dalam rangkaian acara pameran jasa pernikahan yang diselenggarakan oleh Shangri-La Hotel Jakarta. Acara yang mengambil tema Romantic Outdoor Weddings ini diselenggarakan pada tanggal 31 Maret – 1 April 2012, bertempat di Poolside Garden Shangri-La Hotel.  » more

REAL COUPLES

Tema Betawi diambil karena orangtua Prima berasal dari Betawi. Sementara unsur kolonial pada resepsi dipilih karena Prima dan Dhika tak ingin menggunakan tema Betawi “si Doel” yang sudah cukup sering digunakan.  » more
 

OUR SISTER COMPANIES

ABOUT WEDDINGKU | ADVERTISING |
NEWS & EVENTS | AWARDS & REVIEWS | GUESTBOOK | CONTACT US | RSS FEED

Ketentuan Penggunaan | Ketentuan Forum | Kebijakan Privasi © 2002-2012 Weddingku.com | Powered by Menaravisi

Established in 2000, Weddingku Group is an Indonesia leading wedding media and honeymoon operator with more than one hundred thousand community members. The group covers online portal, printed media, wedding exhibitions, agency of honeymoon & other travel packages. Weddingku Group is a licensed member of PATA, IATA & ASITA.