CREATE FREE WEDDING WEBSITE » 
Ma Joly Restaurant
Nusa Dua Beach, Hotel & Spa
King Foto Group
Yumi Katsura Wedding In Style
The Luxus
home » traditional home » articles » news-event » keelokan budaya nusa tenggara timur di hut himpunan ratna busana
Keelokan Budaya Nusa Tenggara Timur Di HUT Himpunan Ratna Busana
 

Memperingati hari ulang tahun yang ke-39, Himpunan Ratna Busana (HRB) pada Jumat, 16 Desember 2011 silam menyelenggarakan acara bertajuk Memperkenalkan  Budaya dan Busana Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang diadakan di rumah Ketua HRB, Ibu Ratna Maida Ning, di Jl. Cikini Raya 24 ini, dihadiri oleh ibu-ibu pecinta wastra nusantara. Acara yang dimulai pada pukul 10.30 ini, diisi dengan sesi pameran dan penjelasan mengenai beragam kain Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diantaranya seperti hinggi (kain panjang untuk pria) dan lau (sarung perempuan). Konon, kain yang berasal dari Sumba Timur, pulau paling Selatan di kawasan NTT ini, sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan saat masa penjajahan, hinggi kerap dijadikan ‘buah tangan’ untuk diboyong ke negeri Belanda.

Tak pelak kalau barang seni tersebut, kini menghiasi banyak museum di luar negeri.  Bagi orang Sumba, hinggi bukan sekedar kain yang dibuat sebagai busana saja, lebih dari itu, mempunyai makna filosofis dan memiliki peran yang besar dalam kehidupan sosial budaya masyarakat setempat.   Selain penjelasan yang cukup detil mengenai kain budaya tersebut, pada kesempatan itu diadakan pula sesi peragaan busana pengantin Alor, dan peragaan pemakaian kain NTT untuk berbagai kesempatan, serta pemilihan Best dress.


Teks Teddy Sutiady Photo Teddy

facebook twitter
BERI NILAI ARTIKEL:
   PRINT THIS ARTICLE | SEND TO FRIEND
NAMA
EMAIL
KOMENTAR

SERBA-SERBI

Kehadiran souvenir sebagai buah tangan kerap diharapkan oleh tamu ketika menghadiri sebuah pernikahan. Tak jauh berbeda dengan hal-hal lain dalam pesta, souvenir pun sebaiknya tampil secantik mungkin. Karena ini adalah salah satu bentuk terimakasih pasangan pengantin kepada para tamu undangan yang telah berkenan hadir.  » more
REAL COUPLES

Tema Betawi diambil karena orangtua Prima berasal dari Betawi. Sementara unsur kolonial pada resepsi dipilih karena Prima dan Dhika tak ingin menggunakan tema Betawi “si Doel” yang sudah cukup sering digunakan.  » more

PROFILE

Hidup adalah sebuah proses perjalanan. Berbagai peristiwa – suka maupun duka – terjadi setiap hari. Ada momen indah, bahkan ada pula yang bikin bete. Dan, setiap babak kehidupan itu dilalui Dian dengan penuh kesan. Via dunia maya, ia pun mengejawantahkan setiap kesan yang diperolehnya dalam hidup. Terutama pengalamannya sebagai seorang entrepreneur pada bidang Wedding Planer & Organizeer (WO).  » more
 

OUR SISTER COMPANIES

ABOUT WEDDINGKU | ADVERTISING |
NEWS & EVENTS | AWARDS & REVIEWS | GUESTBOOK | CONTACT US | RSS FEED

Ketentuan Penggunaan | Ketentuan Forum | Kebijakan Privasi © 2002-2012 Weddingku.com | Powered by Menaravisi

Established in 2000, Weddingku Group is an Indonesia leading wedding media and honeymoon operator with more than one hundred thousand community members. The group covers online portal, printed media, wedding exhibitions, agency of honeymoon & other travel packages. Weddingku Group is a licensed member of PATA, IATA & ASITA.