CREATE FREE WEDDING WEBSITE » 
Ma Joly Restaurant
Nusa Dua Beach, Hotel & Spa
King Foto Group
Yumi Katsura Wedding In Style
The Luxus
home » traditional home » articles » real-couples » gaya betawi kolonial
Gaya Betawi Kolonial
 

Siapa                                              : Prima & Dhika

Kapan                                            :  19 Juni 2011   

Dimana                                          : Auditorium Manggala Wanabakti

  

  

Tema pernikahan                         :  Betawi Sunda untuk akad nikah, dan Betawi Kolonial untuk Resepsi. Tema Betawi diambil karena orangtua Prima berasal dari Betawi. Sementara, karena kakek Prima dari pihak Ibu masih mempunyai darah Sunda, maka pada akad nikah dipadukanlah adat Betawi dan Sunda. Sedangkan unsur kolonial pada resepsi dipilih karena Prima dan Dhika tak ingin menggunakan tema Betawi “si Doel” yang sudah cukup sering digunakan. Sementara keluarga Dhika yang asli Jawa mengikuti saja konsep tersebut karena setelah resepsi mereka menggelar acara Ngunduh Mantu dengan tradisi Jawa.

Tema warna                                  :   Peach Keemasan. Warna peach dipilih karena merupakan warna favorit Prima, sengaja dipadu dengan warna keemasan agar tidak terlihat pucat.

  

   

Katering                                          :  Akad : Dapoer Jakarte, usaha restoran milik keluarga Prima. Resepsi : Gatari, dipilih karena memiliki cita rasa yang cukup memuaskan, dan  secara kebetulan kenal baik dengan pemiliknya.

Dekorasi                                         :  Mitra Sekar Utama, dekorator yang direkomendasikan oleh pihak Manggala Wanabakti, kebetulan sudah memiliki desain untuk tema Betawi Kolonial, sehingga pihak keluarga hanya memberi tambahan berupa meja kursi Betawi serta jajanan khas Betawi. Dan hasilnya, cukup memuaskan.

  

  

Undangan                                     : Hikari Card

Suvenir                                          : Sandra Collection

Baju pengantin                            : Konsep untuk kebaya resepsi yang berwarna peach keemasan sengaja dibuat megar seperti gaya Victorian, mengingat pengantin Betawi memang dipengaruhi unsur Eropa. Tentu saja tanpa meninggalkan ciri khas Betawi. Sementara kebaya putih untuk akad nikah sengaja dibuat model kutubaru yang merupakan model Jawa, untuk menghormati keluarga Dhika yang berasal dari Jawa Tengah.  Dan semua dikerjakan oleh pak Fadlan, pemilik Graha Busana Fadlan, yang sudah mengenal Prima sejak kecil, sehingga sudah mengerti selera Prima dan keluarga.

  

Wedding organizer                  : Meski akad nikah dan resepsi dilangsungkan pada hari yang sama, namun tempatnya berbeda. Sehingga WO lebih fokus pada resepsi, sementara akad nikah dikerjakan oleh pihak keluarga.

  

 

Tata rias wajah & rambut          :  Agar match dengan baju pengantin, untuk tata rias diserahkan kepada putri pak Fadlan yang membuka Sanggar Nanin Fadlan. Tata rias untuk akad nikah bertema Sunda Putri, sementara untuk resepsi adalah Betawi Rias Besar yang seperti kata Prima, rasanya berat sekali aksesori yang hampir 3kg itu di kepala.

Foto & video                                 : Raf Photo

  

  

Tips dari Prima & Dhika              :

1. Know what you want. Banyak sekali masukan, tapi tidak semua harus diikuti. “Saya maunya begini ah, kan saya pengantinnya, “ begitu biasanya Prima menjawab tegas sambil tetap bercanda.

              2. Know your limit. Cari informasi mengenai vendor-vendor yang bisa membantu mewujudkan pesta pernikahan impian sesuai dengan budget yang dimiliki. Jangan memaksakan diri bila memang harganya tidak sesuai dengan budget.

3. Komunikasi. Komunikasikan keinginan kita atau hal-hal yang mengganggu pikiran dengan orang yang mengenal kita dengan baik, ibu misalnya. Biarkan orang tersebut yang membicarakan baik-baik dengan pihak terkait. Karena tingkat stres yang tingga biasanya membuat calon pengantin mudah emosi dan tidak dapat berkomunikasi dengan baik.

4. Doa. Apa yang tidak mungkin akan menjadi mungkin dengan kekuatan doa. Segala sesuatu ada jalan keluarnya. Do your best, let GOD do the rest.

 

 Teks : Setia Bekti

Foto : Dok. Prima & Dhika

facebook twitter
BERI NILAI ARTIKEL:
   PRINT THIS ARTICLE | SEND TO FRIEND
NAMA
EMAIL
KOMENTAR

SERBA-SERBI

Kehadiran souvenir sebagai buah tangan kerap diharapkan oleh tamu ketika menghadiri sebuah pernikahan. Tak jauh berbeda dengan hal-hal lain dalam pesta, souvenir pun sebaiknya tampil secantik mungkin. Karena ini adalah salah satu bentuk terimakasih pasangan pengantin kepada para tamu undangan yang telah berkenan hadir.  » more
NEWS & EVENT

Wangie Fashion House, salah satu desainer kebaya, kembali menampilkan koleksinya dalam rangkaian acara pameran jasa pernikahan yang diselenggarakan oleh Shangri-La Hotel Jakarta. Acara yang mengambil tema Romantic Outdoor Weddings ini diselenggarakan pada tanggal 31 Maret – 1 April 2012, bertempat di Poolside Garden Shangri-La Hotel.  » more

PROFILE

Hidup adalah sebuah proses perjalanan. Berbagai peristiwa – suka maupun duka – terjadi setiap hari. Ada momen indah, bahkan ada pula yang bikin bete. Dan, setiap babak kehidupan itu dilalui Dian dengan penuh kesan. Via dunia maya, ia pun mengejawantahkan setiap kesan yang diperolehnya dalam hidup. Terutama pengalamannya sebagai seorang entrepreneur pada bidang Wedding Planer & Organizeer (WO).  » more
 

OUR SISTER COMPANIES

ABOUT WEDDINGKU | ADVERTISING |
NEWS & EVENTS | AWARDS & REVIEWS | GUESTBOOK | CONTACT US | RSS FEED

Ketentuan Penggunaan | Ketentuan Forum | Kebijakan Privasi © 2002-2012 Weddingku.com | Powered by Menaravisi

Established in 2000, Weddingku Group is an Indonesia leading wedding media and honeymoon operator with more than one hundred thousand community members. The group covers online portal, printed media, wedding exhibitions, agency of honeymoon & other travel packages. Weddingku Group is a licensed member of PATA, IATA & ASITA.