Anne Avantie


Kecintaannya pada seni yang mengalir deras dalam dirinya menjadi inspirasi bagi banyak orang yang tersentuh lewat hasil karyanya yang tercipta penuh kasih yang tulus. Cita-citanya untuk memajukan kaum perempuan dan menolong mereka yang membutuhkan menjadi panggilannya untuk melayani sesama.

Tak dipungkiri sosok Anne Avantie menjadi figur multitalenta yang membawa kebaya menjadi tren fesyen di Indonesia dan juga di dunia. Ia membawa angin segar dalam perkembangan eksplorasi desain garis rancang dan siluet kebaya dimana dari tangannya menjelma menjadi adibusana yang menembus garis batas kedaerahan tanpa meninggalkan akar budaya bangsa Indonesia. Anne Avantie menjadi barometer perancang kebaya pilihan dimana keindahan dan pesona karya cipta rancangannya menembus batas negara dan bangsa.

Anne Avantie dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, murah hati dan selalu berbagi dalam ilmu. Ketekunannya dalam berkarya menjadikannya seakan tak pernah berhenti untuk berinovasi. Kerja keras yang membawa keberhasilan menjadi inspirasi bagi banyak perempuan di Indonesia.

Ia adalah sosok yang penuh kelembutan dan belas kasih. Hatinya selalu terpanggil untuk melayani sesama dan mereka yang membutuhkan sebagai panggilan Tuhan. Lewat tangannya anak-anak penderita Hydrocephalus, anak terlahir tanpa lubang dubur, anak penderita bibir sumbing, dan penyakit-penyakit lainnya yang membutuhkan penanganan darurat tertolong lewat Wisma Kasih Bunda yang didirikannya.

Lebih dari dua puluh lima tahun, Anne Avantie menjalani kehidupan panjang sebagai pelaku dunia fesyen yang menjadi inspirasi perkembangan dunia kreatif wanita Indonesia. Ia bekerja keras lewat komitmen dan hasil karyanya untuk memajukan bukan saja fesyen kebaya Indonesia tapi juga memberi kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan pertolongan lewat kasih dan kelembutan hatinya.

Cinta Putih


Cita-cita menyelenggarakan sebuah pagelaran di Pulau Dewata membawa kerinduan lama yang terpendam…

Tak terasa sudah mendekati waktu…

Tak terasa pasir pantai sudah di depan mata…

Berkarya melintasi waktu dan melewati pencerahan yang tiada henti, Anne Avantie menulis kisah kehidupannya penuh dengan energi cinta nan sunci, menerangi dan menaungi lewat ciptaan karya-karyanya.

Cinta Putih tercipta dan terselenggara sebagai tanda terima kasih dengan sebuah asa ~ harapan yang membangkitkan rasa untuk selalu saling mencintai dan menghargai setulus kasih nan putih.

Inilah sebuah persembahan kasih Anne Avantie bekerja sama dengan Rumah Luwih dalam sebuah penyelenggaraan pagelaran mahakarya penuh dengan cinta ~ sebuah mahakarya persembahan anak bangsa untuk negeri tercinta.

Koleksi


Video


Pagelaran 29 Tahun Anne Avantie Berkarya “Sekarayu Sriwedari” menjadi persembahan karya cinta sumbangsih 60 tahun Waldjinah untuk negeri 1958-2018. Karya yang menjadi pembelajaran hidup hingga menjadi mata rantai yang terus berkesinambungan hingga tak terasa 29 tahun lamanya Anne Avantie telah berkarya untuk Indonesia tercinta.

Sebuah energi yang menerangi untuk mempersembahkan karya sebagai penghargaan cinta pada Waldjinah yang sama-sama berasal dari kota Solo. Di eranya Taman Budaya Sriwedari menjadi awal inspirasi tumbuhnya jiwa seni saya.

Semoga pagelaran ini membangkitkan rasa untuk selalu menghargai jasa seseorang yang mulai terkikis oleh jalannya waktu.

Anne Avantie