message

Top Questions: Perencanaan Pernikahan di Tengah Covid-19 Part 2

 

Foto: Freepik


Apa kabar perencanaan pernikahan saya di tengah pandemi corona ini?”


Itulah pertanyaan yang akan sering hinggap di pikiran para calon pengantin yang ingin segera melangsungkan pernikahan, namun terhalang karena pandemi Covid-19.


Sebelumnya, Weddingku sudah memberikan beberapa jawaban dari beberapa pertanyaan menyangkut pernikahan di saat ini. Namun, dengan semakin merebaknya virus corona, maka semakin banyak pula pertanyaan yang bermunculan karena masa darurat telah diperpanjang hingga akhir Mei mendatang.


Q: Pernikahan saya baru akan dilakukan Agustus 2020 ini dan saya ingin pernikahan saya diundur karena kurangnya persiapan dan masih was-was. Apakah pihak vendor akan mengerti?
A: Di tengah situasi seperti ini, vendor pastinya dan diharapkan akan mengerti. Namun Anda harus membicarakan hal ini kepada vendor-vendor terkait agar bisa dilakukan re-schedule pernikahan di kemudian hari.


Q: Saya ingin menunda pernikahan, bagaimana cara tepat memberitahukan semua tamu undangan perihal penundaan ini?
A: Cara tepat dan cepat yang bisa dilakukan adalah dengan mengirimkan email atau pesan singkat kepada para tamu undangan.


Q: Apakah saya perlu mengirimkan undangan lagi jika penundaan hanya berjarak 2 bulan saja?
A: Dalam kasus ini, jika Anda tidak merombak konsep acara hingga bentuk undangan menjadi lebih intimate atau lainnya, mungkin tidak perlu untuk mengirimkan ulang undangan yang sudah tersebar karena jaraknya yang lumayan dekat. Cukup dengan mengirimkan email atau pesan singkat saja.


Q: Bagaimana contoh pemberitahuan penundaan pernikahan di email atau pesan singkat?
A: Lebih kurangnya, seperti ini, ‘Sehubungan dengan pandemi corona saat ini, kami (nama Anda) dan (nama pasangan) dengan berat hati menyampaikan bahwa pernikahan yang akan dilaksanakan pada (hari dan tanggal) akan diundur hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini dilakukan demi memutus tali penyebaran virus corona yang semakin hari semakin cepat menyebar. Tentunya kesehatan dan keselamatan kita semua adalah yang paling utama. Untuk itu, kami mohon kepada Bapak/Ibu bisa memberikan doa dan restunya untuk pernikahan kami nantinya agar berjalan dengan lancar. Terima kasih.


Q: Pelunasan vendor-vendor pernikahan saya sudah mau jatuh tempo, bagaimana ini?
A: Segera hubungi vendor terkait dan bicarakan bagaimana sebaiknya dan apa yang seharusnya dilakukan. Semua bisa teratasi dengan komunikasi yang baik.


Q: Saya masih ingin melakukan pernikahan, apa yang harus saya lakukan?
A: Jika masih ingin melaksanakan pernikahan, ikuti aturan pemerintah. Karena pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) sudah siap tanggap mengenai hal ini. Klik di sini untuk tahu syarat dan aturan lengkapnya.


Q: Jika saya ingin membatalkan pernikahan, apakah saya akan mendapatkan uang saya kembali dari vendor-vendor?
A: Hubungi semua vendor pernikahan Anda secepatnya karena kebijakan setiap vendor berbeda-beda. Namun, kemungkinan besar deposito Anda tidak akan dikembalikan kecuali sudah membayar penuh sebelumnya, mungkin bisa dikembalikan sebagian. Tapi, hal ini balik lagi tergantung kebijakan masing-masing vendor yang tidak bisa disamakan.


Q: Saya khawatir tidak akan mendapatkan jadwal menikah dari venue saya nanti karena mungkin sudah terlalu padat. Bagaimana saya menyikapinya?
A: Tidak ada yang mengharapkan bencana seperti ini, termasuk para vendor. Jadi, Anda memang perlu komunikasi yang lebih intensif dengan semua vendor terkait. Jangan khawatir, vendor akan senantiasa mencarikan tanggal baik untuk Anda dan pasangan.


Semoga menjawab semua pertanyaan Anda dan pasangan ya!

Serba-serbi Pernikahan, Health, Covid19

LEAVE A COMMENT


BACK
TO TOP