Akupunktur, Terapi Aman Untuk Masalah Reproduksi

  02 September 2010     Ratri     18647

Anda sudah lama menikah tapi belum juga dikaruniai anak? Atau sepasang penganti baru yang masih berencana menunda punya momongan? Cobalah terapi akupunktur.

Memiliki anak merupakan impian sebagian besar pasangan yang baru menikah. Namun, tidak semua pasangan dengan mudah mendapatkan anak. Tak heran jika banyak pasangan yang rela mengeluarkan biaya besar untuk mewujudkannya.  Menurut Dr. Indrawati Setyono, ahli akupunktur yang berpraktek di klinik Aura Chakè Beauty Center, ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita sulit untuk hamil karena adanya patologi (kelainan) tertentu, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.  Faktor internal antara lain adalah letak anatomis rahim yang tidak normal sehingga bisa mempersulit terjadinya pembuahan dan kelainan hormonal atau kelainan siklus haid/menstruasi (menstruasi/haid yang tidak teratur). Sedangkan faktor eksternal antara lain adalah infeksi kuman ataupun virus, baik kuman pada alat-alat kandungan maupun virus-virus tertentu, seperti toxoplasma dan lain sebagainya.

Dr. Indrawati juga menambahkan, faktor keturunan seperti tinggi badan yang tidak normal juga bisa menyebakan seorang wanita sulit hamil. “Hal ini terjadi karena wanita tersebut biasanya mempunyai bentuk anatomis rahim yang tidak normal, sehingga dapat mempersulit jalan bertemunya sperma dan ovum,  mengakibatkan proses pembuahan sulit terjadi.” jelasnya kembali.

Tapi sekarang ada cara sederhana bagi pasangan yang mengidamkan memiliki buah hati dengan biaya yang tidak mahal. Salah satunya adalah dengan melakukan terapi akupunktur atau tusuk jarum. Akupunktur bisa dimanfaatkan membantu proses kehamilan. Selain murah dan sederhana, akupunktur menjadi metode tradisional yang sangat bermanfaat serta tidak memilki efek samping. Hal ini disebabkan karena treatment akupunktur memang umumnya tidak cukup untuk dilakukan satu atau dua kali saja, tetapi harus rutin dan berkesinambungan, seperti halnya olahraga yang harus kita lakukan dengan rutin untuk menjaga kesehatan.

Dalam jurnal ilmiah British Medical Journal (BMJ), disebutkan bahwa sebenarnya manfaat utama akupunktur untuk mengendalikan rasa sakit dan mengurangi stres. Sementara pada pengobatan masalah kesuburan, akupunktur bisa meningkatkan aliran darah ke uterus, membuat mulut rahim rileks, dan menghambat hormon stres yang bisa mengganggu proses embrio menjadi janin. Akupunktur membantu mencampur sperma dan sel telur menjadi embrio dalam rahim.

Berlaku Untuk Pria dan wanita
Akupunktur merupakan jenis pengobatan menggunakan jarum yang ditusukkan ke dalam tubuh manusia di titik-titik tertentu di bawah kulit atau sampai ke otot-otot, guna mencapai pengaturan keseimbangan Qi Xue (energi dan darah). Dengan demikian dapat tercapai hasil pengobatan dan perawatan yang optimal. “Dengan menormalkan hormonal, maka kondisi menjadi normal dan memungkinkan terjadinya pembuahan secara normal dan natural,” ujar Dr. Indrawati lagi.

Yang perlu diketahui, akupunktur tidak hanya berlaku untuk para istri, tapi juga para suami. Akupunktur untuk wanita berguna memulihkan peredaran darah rahim dan sekitarnya, sehingga rahim yang sehat dapat menjadi tempat pelekatan janin yang sempurna. Di samping itu juga bisa menormaikan hormonal imbalance, sehingga menstruasi menjadi baik dan lancar kembali. Dengan begitu, sel telur yang terbentuk juga siap dibuahi. Sedangkan untuk pria, akupuntur dapat memulihkan peredaran darah, sirkulasi yang normal, hormonal, sehingga produksi, mobilitasi, mortalitas, kekentalan sperma menjadi normal kembali dan siap membuahi sel telur.

“Sebenarnya terapi akupunktur dilakukan untuk pasien yang mengalami kelainan, jadi kalau suaminya yang bermasalah, maka terapinya dilakukan pada sang suami,” tuturnya. Jika suami mengalami masalah seperti azospermi, varices pada testis, gerak sperma yang lambat, jumlah atau konsentrasi sperma yang kurang, maka suami yang harus melakukan terapi tersebut. Demikian pula sebaliknya.

Pada dasarnya, proses terapi pada wanita sedikit berbeda dengan proses terapi yang diterapkan pada pria. Ini disebabkan karena penguatan pada wanita biasanya diperlukan proses moxibution, sedangkan pria tidak perlu dan prosesnya juga berbeda pada wanita dan pria karena adanya perbedaan bentuk anatomis.

Titik akupunktur yang digunakan dalam terapi pada wanita adalah titik Ti Ci karena titik ini merupakan titik domain atau titik utama dalam memulihkan peredaran darah rahim, sehingga rahim kuat dan PH cairan produksi rahim menjadi sempurna dan siap menerima sperma. Sementara untuk pria, titik-titik yang dipilih tergantung dari sebab kelainannya. “Tapi pada dasarnya titik domain hampir sama dengan titik pada wanita.” Biasanya dipilih titik-titik tersebut karena dapat memulihkan peredaran darah, melancarkan chi atau energi, menormalisasikan hormon androgen atau testosteron yang kurang atau berlebih, juga menambah konsentrasi atau jumlah sperma yang kurang pada pria.

Pilih Laser Akupunktur atau Jarum Akupunktur?
Selain jarum, ada metode lain yang lebih efektif yaitu menggunakan laser atau biasa disebut Laser Akupuntur. Jika menggunakan jarum, pasien akan merasakan sedikit sakit seperti digigit semut, maka dengan menggunakan terapi laser akupunktur pasien justru tidak merasa sakit sama sekali, hanya terasa hangat bila melewati pembuluh darah besar. “Hasilnya pun tiga kali lebih cepat dibandingkan hanya menggunakan jarum saja walaupun harganya sedikit lebih mahal daripada akupunktur dengan jarum,” terang Dr. Indrawati.

Pada terapi akupunktur, pasien hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 200,000 untuk sekali terapi, maka pada terapi laser akupunktur, pasien harus mengeluarkan biaya Rp750,000 untuk sekali terapi. Lamanya waktu terapi tergantung pada permasalahan pasien. Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sekali terapi. Minimal terapi biasanya berdasarkan paket yaitu 1 paket (10 kali kunjungan/terapi). “Tingkat keberhasilannya bisa mencapai 100% jika sudah diketahui penyebab pastinya,” katanya.

Teks: Ratri Suyani
Foto: Dok. Istimewa

Testimonial

Vina Lestari, 27 tahun
Bagi Vina, anak merupakan anugerah yang paling indah dan sangat diharapkan saat ia menikah dengan Hendra tiga tahun  lalu. Setelah tiga tahun menikah dan belum juga dikaruniai momongan, ia mulai stres. “Saya khawatir, perihal anak akan membuat hubungan rumah tangga kami jadi berantakan,” papar Vina yang mengaku sempat bertengkar dengan suami gara-gara sang mertua (ibunda Hendra), mencap Vina sebagai perempuan mandul dan meminta Hendra menceraikan istrinya. Akhirnya, Vyna mengadukan masalahnya ke salah seorang temannya, Lily. Lily pun mencoba membantu dengan menyarankan Vina agar melakukan terapi akupunltur. “Setelah lima kali terapi, akhirnya saya bisa hamil,” kata Vina yang memang sering mengalami masalah terlambat haid sejak usia remaja.

Anna Panggabean, 31 tahun
Anna Panggabean yang tinggal di Jakarta Selatan percaya akupunktur memberikan manfaat. Setelah tiga kali gagal mengandung dengan cara inseminasi intrauterine, Anna mencoba teknik akupunktur di sebuah klinik kesuburan di Jakarta. Hasilnya, saat ini dia tengah mengandung. "Saya dulu memang banyak membaca tentang akupunktur, sama seperti kebanyakan orang yang membaca dari internet. Kemudian, saya mencobanya karena ingin memperbaiki kesempatan agar bisa hamil. Dengan akupunktur, saya merasa hangat dan rileks saat embrio ditanamkan,'' ungkapnya.

Rachmah Asriani, 39 tahun
Sejak berusia remaja, Rachmah selalu mengalami kesakitan setiap kali menstruasi. Tak jarang, ia sampai harus bolos kuliah hanya karena gangguan sakit perut yang tak tertahankan. Ketika lulus kuliah dan menikah, ia belum juga dikaruniai momongan. Rachmah mencoba mendatangi klinik Dr. Indrawati untuk mencoba pengobatan akupunktur. “Sebelumnya, saya banyak bertanya pada Dr. Indrawati tentang kemungkinan penyakit saya disembuhkan. Dan menurutnya, memang dapat disembuhkan hanya dengan melakukan sekali terapi saja. Saya pikir, layak dicoba, apalagi hanya sekali terapi saja. Kalaupun nanti tidak berhasil, ya sudah, tidak usah disesali. Tapi ternyata berhasil,” jelas Rachmah.

Danny Prianggono, 35 tahun
Ketika tahu bahwa dirinya justru yang bermasalah dan menyebabkan istrinya sulit hamil, Danny tidak patah semangat. Dengan antusias, Danny mencoba mencari alternatif terapi hingga akhirnya ia menemukan klinik Dr. Indrawati. “Di sini, saya sampaikan masalah saya dan Dr. Indrawati menawarkan pengobatan akupunktur untuk mengatasi masalah saya. Karena sangat ingin punya anak, saya pun setuju untuk mencoba terapi ini. Menurut saya tidak ada ruginya untuk dicoba,” paparnya. Beberapa lama setelah terapi, Danny merasa ada sedikit perubahan pada dirinya dan istrinya. “Syukurlah beberapa bulan kemudian istri saya bisa hamil,” papar Danny yang kini telah memiliki dua anak.

Tunda Kehamilan

Ssstttt....Tahukah Anda jika akupunktur ternyata juga bisa digunakan sebagai alat untuk menunda kehamilan? Program ini disebut KB alami atau KB natural.  Menurut Dr. Indrawati, tingkat keberhasilannya berkisar 80-90%. Terapi akupunktur untuk menunda kehamilan cukup dilakukan pada sang istri saja. Saat akupunktur, titik yang dipilih antara lain adalah titik Ta He. Bagi Anda yang ingin menggunakan metode ini, cukup seminggu sekali dengan lama terapi kurang lebih 15-20 menit. Biayanya berkisar Rp 7.000.000 untuk sekali terapi dan bisa dilakukan terapi ulang setiap lima tahun sekali. “Tapi ternyata kebanyakan pasien terapi akupunktur setahun sekali karena mereka takut kebobolan,” papar Dr. Indrawati.sambil tersenyum.

Aura Chake Beauty and Healing Center:

Kondominium Taman Anggrek
Jl. Let. Jen. S. Parman Kav.21-Slipi. Tower 7 Unit No. 10 E (Lift PL)
Jakarta Barat 11470. Telp.:(021) 56952679
Praktek: Senin-Jumat, pukul 16.00-20.00 WIB

Komplek Pertokoan Permata Hijau
Blok DB No. 16 Jakarta Selatan
Telp. (021) 534 7181/0816.1948958
Praktek: Selasa-Jumat-Sabtu, pukul 09.00-13.00 WIB

  Comments (2)

  •   budim     FEB. 15, 2013

    Tadinya saya tidak percaya teman saya bilang berobat di sini bagus, tapi setelah teman saya yang lain dan beberapa temannya juga berobat pada sinshe Han maka saya baru iseng2 mencoba dan ternyata benar apa yang dikatakan teman2 saya, sinshe Han memang berbeda dengan yang lain, penyakit saya berangsur-angsur sembuh.call center 0852 1099 9495 yang pasti aja.Kelapa Gading Depok Bekasi Sunter Sumur Batu Cempaka Putih Bekasi Tanggerang

  •   Reswit Kurniawan     DEC. 16, 2010

    Kasih tau dong alamat dan nomor tlpPrekteknya Klinik Akupuntur Dr. Indrawati

Leave a comment