Jonny & Fannie Love Spring Garden Wedding At Jw Marriott Hotel Jakarta

JONNY WIJAYA & FANNIE FLORENCE - 25 JANUARI 2015
| 2961

Jonny dan Fannie bertemu secara kebetulan karena mereka beribadah dan mengambil pelayanan di gereja yang sama. Jonny mulai menghubungi Fannie dan mengajaknya berkenalan melalui BlackBerry Messenger.

Love Story Jonny dan Fannie bertemu secara kebetulan karena mereka beribadah dan mengambil pelayanan di gereja yang sama. Jonny mulai menghubungi Fannie dan mengajaknya berkenalan melalui BlackBerry Messenger. Dari sanalah hubungan mereka menjadi dekat dan berlanjut ke tahap pacaran. Sejak awal perkenalan, Jonny adalah pria yang gigih dan pantang menyerah dalam mendekati Fannie. Ketika akhirnya mereka berpacaran pun, Jonny tetap menunjukkan keseriusannya kepada Fannie dengan mengatakan niatnya untuk menikahi Fannie. Fannie adalah sosok wanita yang mandiri dan dekat dengan Tuhan. Ini meyakinkan Jonny bahwa Fannie adalah wanita terbaik yang akan menjadi pendamping hidupnya.

The Wedding Proposal Uniknya, Jonny dan Fannie memulai persiapan pernikahan mereka bukan setelah Jonny berlutut, mengeluarkan cincin dari dalam kotak dan berkata “Will you marry me?” kepada Fanny. Pembicaraan tentang pernikahan terjadi pada saat kedua keluarga bertemu untuk makan bersama, sebuah acara yang sudah biasa dan rutin mereka lakukan. Ketika pihak keluarga sudah memberikan restu mereka pun bersama-sama menentukan tanggal pernikahan. Lamaran pribadi yang romantis dari Jonny kepada Fannie justru terjadi di saat yang tidak terduga, yaitu di tengah-tengah photo shoot pre-wedding mereka, sebulan sebelum acara pertunangan berlangsung.

Wedding Party Theme Tema pesta pernikahan yang dipilih Jonny dan Fannie adalah “Love in Spring Garden” karena Fannie menyukai konsep dengan detail bunga-bunga, warna-warna pastel, dan segala sesuatu yang feminin (Baca juga: Perfect Wedding Garden Party). Fannie sangat antusias dalam menyiapkan pesta pernikahannya. Ia sendiri yang memilih konsep dan mendesain mulai dari kartu undangan, suvenir, booklet, ide untuk dekorasi sampai dengan dress yang dipakai oleh para bridesmaid

The Wedding Preparation Menurut Jonny dan Fannie, persiapan pernikahan mereka terdiri dari kenangan manis namun juga ada kejadian pahitnya karena bagaimanapun juga menyatukan pendapat dari dua pribadi yang berbeda dan juga dari pihak keluarga tidaklah mudah.

Bride`s & Groom`s Item Gaun pengantin Fannie didesain sesuai dengan keinginan yaitu gaun dengan tambahan bolero yang menjuntai dan long trains serta veils. Sedangkan Jonny lebih menyukai desain jas yang elegan dan rapi. Ada hal unik juga yang terdapat pada cincin pernikahan mereka. Jonny dan Fannie memilih dua cincin yang sebenarnya tidak sama tapi mirip. Karena saat pemilihan cincin, Fannie menyukai desain yang rumit, sedangkan Jonny ingin sesuatu yang sederhana dan terlihat maskulin. Untungnya mereka menemukan dua cincin yang walaupun tidak sama tapi cukup mirip dan sesuai dengan keinginan masing-masing.

The Best Moments Momen terbaik bagi Jonny dan Fannie adalah saat mereka saling mengucapkan janji pernikahan dan juga saat berjanji kepada Tuhan untuk menyayangi  dan menjaga satu sama lain seumur hidup mereka.

Special Events Permainan biola dari beberapa violis yang memainkan lagu pembukaan dan mengiringi saat Jonny dan Fannie memasuki ruang resepsi benar-benar membuat suasana menjadi syahdu dan romantis.

BACK
TO TOP