The Joyful Wedding of Manda & Dika in Maxi's Restaurant Bandung

MANDA & DIKA - 19 OKTOBER 2021
| 495

"She is like the sunset after the rain and she is so colorful!" seru Dika yang membuat Manda tertawa di awal perbincangan kita. Manda dan Dika baru saja menikah di tanggal 19 Oktober lalu dan Weddingku beruntung bisa berbincang dengan sepasang pengantin baru yang sangat fun ini. Seruan di awal itulah yang menjadi jawaban kekaguman versi Dika saat ditanya kenapa ia merasa Manda is the one for him. "Manda membuat aku berhenti mencari," lanjutnya lagi dengan tatapan serius. "Dika, adalah salah satu cowok yang sabar banget ngadepin gimana bawel dan rese-nya seorang Manda!" tambah Manda sambil menatap Dika. Pasangan ini benar-benar menjadikan suasana perbincangan kita seperti bertemu teman lama, santai, mengalir, dan memancarkan suasana yang hangat dan bahagia.

Kalau ada yang bertanya, bagaimana sih kalian bertemu? Ceritanya gimana, Manda? "Ceritanya panjang banget kalau mau dirunut!" Jawab Manda cepat diiringi senyumnya dan tawa Dika di sebelahnya. Kita berdua sempat ketemuan di zaman sekolah. Aku dan Dika jadi akrab karena menjadi teman berbagi keluh kesah. Lalu setelah lama kita gak kontakan, satu saat secara tidak sengaja, ternyata kita ada di satu komunitas yang sama. "Dan, Dika salah kirim chat!"

Mendengar penjelasan `Dika salah kirim chat` membuat kita tertawa, kemudian merefleksi cerita Manda selanjutnya. "Akhirnya, aku dan Dika kembali balik untuk menjadi lebih dekat lagi," jelas Manda. Mungkin takdir jugalah yang mempertemukan keduanya, karena ternyata mereka berada di dalam satu lingkungan kerja yang sama sehingga bisa sering bertemu. "Setelah cukup lama pacaran, akupun yakin kalau Dika ga bakalan ngecewain aku. I`m ready to be his partner of life," senyum Manda di awal pembicaraan kita.

Manda, bagaimana persiapan pernikahan kamu dan Dika di masa pandemi ini?

Kita lamaran di tahun 2019, pre-wedding di 2020, dan akhirnya kita bisa melangsungkan pernikahan di tahun 2021! “Lama sekali karena this thing happened! Apalagi kalau bukan Covid-19!” Sebenarnya di tahun 2021 saja, kita sudah ganti tanggal tiga kali dan sempat stress mikirin “ini kita kapan nikahnya ya!” Manda menjelaskan dengan santai, tapi tetap terasa getirnya perjalanan persiapan pernikahan mereka di masa pandemi ini. “Tapi untungnya di bulan Agustus kemarin dengan angka Covid-19 yang menurun, aku dan Dika memberanikan diri untuk menetapkan tanggal 19 Oktober sebagai hari pernikahan kita,” lanjut Manda. “Tiga kali ganti tanggal!” sahut Dika sambil geleng-geleng kepala.

Lalu, bagaimana dengan pemilihan vendor-vendor pernikahannya?

Untuk pemilihan vendor, kita menggunakan beberapa vendor yang sudah kita gunakan sebelumnya di acara lamaran dan pre-wedding. Aku selalu riset dan cari tahu bagaimana layanan dan hasil dari vendor yang aku pilih. Saat sudah memutuskan untuk menikah, tiga bulan kita mempersiapkan semua vendor yang sempat di-cancel, di-postpone, karena tiga kali ganti tanggal. Sempat kelabakan juga, tapi sangat bersyukur karena semua vendor dengan berbesar hati tetap mau membantu untuk mendukung kita melangsungkan acara pernikahan sesuai dengan yang kita inginkan.

Sempat stress?

IYA! Karena dalam waktu tiga bulan, kita harus mempersiapkan semuanya sendiri. “Hectic is real sih pokoknya!” Stress karena harus memastikan setiap detail pernikahan sendiri. Dan, karena kita bekerja di dunia wedding, pasti ada ekspektasi yang tinggi untuk pesta pernikahan kita sendiri secara sudah melihat banyak wedding orang lain. Sempat punya keresahan sendiri, “apakah pestanya akan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan atau tidak?” begitu cerita Manda.

Kenapa sih memilih Maxi’s Restaurant sebagai tempat untuk pesta kalian?

Karena salah satu wedding dream kami itu di venue outdoor, selain suasananya yang nyaman dan asri, Maxi’s Restaurant juga menawarkan cita rasa hidangan yang rasanya oke banget! Jadi kita pikir, Maxi’s Restaurant itu paket lengkap untuk pasangan-pasangan seperti kita yang menginginkan pesta pernikahan simple tapi tetap di tempat yang sesuai dengan impian,” jelas Manda.

Apa rasanya nih di Hari-H?

Rasanya nano-nano! Terharu, bahagia pasti, gak nyangka karena akhirnya bisa nikah juga juga, dan banyak lagi. Ngerasain banyak banget rasa yang belum pernah dirasain sebelumnya. Kalo Dika, dia merasa lega bisa menikah dengan wanita pilihan dan tidak menyangka teman-teman bisa ikut merayakan pernikahan kita berdua. Kalo aku, excited, a little bit nervous tapi karena banyak tamu yang datang dan bahkan banyak hal baik terjadi selama pernikahan berlangsung, aku jadi ngerasa lega banget!

Foto-foto pernikahan kalian benar-benar amazing lho!

Iya, foto-fotonya bagus-bagus ya! Pada Hari-H saat pesta kita berlangsung, tiba-tiba turun hujan deras. Awalnya aku mikir, aduh bakal chaos nih, tamu jadi gak nyaman, dekoran bakal rusak, gak bisa foto, gerak terbatas dan lain-lainnya. Tapi, setelah dijalani malah membuat suasana jadi tambah intim, hangat, dan menyenangkan!

Yang gak kami expect dan lucunya hujan deras tidak melunturkan suasana indah di hari bahagia kita! Lemia Project dengan semangat memotret aku dan Dika. Foto dan video pun tercipta bersatu dengan hujan saat itu. And, I am so happy for it! Thank you, Lemia Project!

Terus, WO kita, Kinanti Wedding Planner juga sangat membantu tamu dan semua hal saat hujan turun jadi aku dan Dika gak kawatir kalau-kalau pesta kita akan terganggun gara-gara hujan. MC juga membantu mencairkan suasana, dan dekorasipun aman. Pokoknya semuanya tetap berjalan dengan baik dan it was fun for us! Thank you, all!

"Apalagi untuk dekorasi kita yang masih aman meskipun hujan deras turun! Karena itu juga foto-foto kita masih terlihat cantik meskipun diambil ditengah hujan. Terima kasih, Gempita Deco!"

Tips-tips atau cerita menarik apakah yang bisa diberikan bagi calon pengantin?

Salah satu tips yang menurut kita paling penting adalah bagaimana caranya memilih vendor yang sesuai dengan keinginan juga sesuai dengan bujet yang ada. Karena tujuan utama dari pernikahan adalah tetap bisa mewujudkan wedding dream dari segala aspek. Oleh karena itu, riset dan menentukan vendor harus dengan hati-hati.

BACK
TO TOP