message

Pernikahan Berbalut Adat Jawa di Grand Sahid Jaya Hotel

MUHAMMAD TRI PUTRANTO HARYOSENO & YUKE ERNAWATI - 14 NOVEMBER 2015
| 3948

Impian masa kecil yang diwujudkan ke dalam sebuah pesta pernikahan, biasanya menjadikan pernikahan bertema fairy tale. Namun bagaimana bila impian tersebut melibatkan perang bintang?

Impian masa kecil yang diwujudkan ke dalam sebuah pesta pernikahan, biasanya menjadikan pernikahan bertema fairy tale. Namun bagaimana bila impian tersebut melibatkan perang bintang? Mungkin baru Seno dan Yuke yang berhasil mewujudkannya. Sebuah pesta unik dengan tema Jawa berpadu Star Wars dilengkapi action figure pun menjelma di pernikahan mereka.

Teman semasa SMP yang kembali bertemu pada reuni tahun 2010 ini memutuskan untuk menikah setelah menjalin kasih selama 4,5 tahun. Yuke yang mandiri dan mudah bekerjasama berhasil meyakinkan Seno yang menurut Yuke jujur dan apa adanya, untuk membangun mahligai rumah tangga berdua.

Tak banyak kesulitan dalam mempersiapkan pernikahan. Wajar, mengingat Seno adalah seorang fotografer sekaligus pemilik Photomotion, dan keluarganya pemilik Chandra Rini, sanggar rias yang juga sudah berpengalaman menggelar acara pernikahan adat.

Sebagai seorang keturunan Jawa, sudah pasti keinginan orang tua Seno untuk menggelar pernikahan dalam adat Jawa harus dituruti. Begitupun keinginan orang tua Yuke yang asli Betawi, sehingga akad nikah pun digelar dalam nuansa Jawa-Betawi.

Bukan hanya keinginan kedua pihak orang tua, keinginan sang raja sehari pun turut diwujudkan. Walhasil, sebuah pesta pernikahan unik bertema Jawa Yogya kental dengan dekorasi khas gebyok coklat, berpadu dengan pameran yang menampilkan foto-foto pre-wedding dalam adegan film pun tercipta. Tak puas sampai disitu, Seno juga menghadirkan para action figure untuk berlaga memeriahkan hari paling bahagia dalam hidupnya tersebut. Yah, menikah selalu diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup, maka menjadi diri sendiri adalah pesan Seno dan Yuke bagi para calon pengantin dalam mempersiapkan hari bahagia mereka.

BACK
TO TOP