Pernikahan Dua Tradisi Laras dan Hadied di Java Ballroom The Westin Jakarta

LARAS & HADIED - 13 JUNI 2021
| 191

Banyak cerita dari dua insan manusia yang bertemu, melewati proses, dan kemudian memulai hidup baru mereka sebagai suami dan isteri. Demikian pula dengan Laras dan Hadied, pasangan yang baru melangsungkan pesta pernikahannya pada tanggal 13 Juni 2021 yang lalu. Cerita Laras dan Hadied dimulai dari pandangan pertama ke sebuah foto yang dipajang di meja temannya. Dan, ketika takdir sudah menentukan, maka pintuh jodoh pun terbuka dengan lebarnya.

"Aku dan Mas Hadied dikenalin teman saat Laras ikut kegiatan Abang None," cerita Laras membuka percakapan kita. "Sahabat aku di Abang None namanya Helmi dan kebetulan saat itu Helmi jadi teman sekerja Mas Hadied. Entah bagaimana, Helmi memajang foto Laras dan dirinya saat ikutan Abang None," lanjut Laras. Karena rekan sekerja rupanya Hadied pun melihat foto yang dipajang Helmi di mejanya dan dari pandangan pertama itulah cerita Laras dan Hadied mulai terangkum. "Mas Hadied langsung minta dikenalin pas melihat foto Laras!" sambil tertawa Laras memulai cerita pertemuan pertamanya yang penuh warna itu.

Saat Jodoh Membuka Pintu Untuk Laras dan Hadied

Lima tahun Laras dan Hadied berpacaran tapi dua tahun di dalamnya hubungan Laras dan Hadied diuji dengan jarak yang memisahkan mereka. “Selama dua tahun aku dan Mas Hadied harus menjalankan long distance relationship karena Mas Hadied sedang meneruskan S2-nya di Eropa,” terang Laras. Karena jarak yang memisahkan membuat hubungan mereka tidak selamanya mulus, terkadang masalah pun timbul. Namun, kalau memang sudah jodoh, tidak ada masalah seberat apapun yang tidak bisa diselesaikan oleh Laras dan Hadied. “Aku merasa setiap kita ada masalah dan berantem, kita sama-sama tahu ujung-ujungnya pasti kita akan baikkan dan balikkan lagi,” Laras menjelaskan. Dan, makin lama, Laras pun merasa Hadied lebih sebagai partner hidup, orang yang bisa menjadi tempat Laras mengungkapkan segala cerita tentang apapun. “Mas Hadied bisa kumintakan nasehat, bisa bertukar pendapat dengannya, dan aku yakin Mas Hadied sayang banget sama aku,” tutur Laras sambil tertawa riang.

Bagaimana Laras dan Hadied Memulai Persiapan Pernikahan

Laras mulai mencari venue pernikahan di bulan Desember 2020 lalu dibantu oleh Maheswara sebagai wedding organizer mereka. “Selanjutnya aku pelan-pelan mencari vendor-vendor pernikahan yang lain disela-sela waktu kerja dan kuliah spesialisku,” terang Laras. “Di waktu luang, aku juga rajin sih melihat-lihat Instagram untuk mencari vendor-vendor pernikahan, tapi beberapa vendor memang direkomendasi oleh wedding organizer yang membantu persiapan pernikahan kita,” lanjutnya. Saat ditanya apakah Hadied ikut ambil bagian membantu Laras mempersiapkan pesta pernikahannya di tengah-tengah kesibukkan mereka berdua. “Mas Hadied itu orang yang detail dan itu sangat membantu sekali dalam mempersiapkan pernikahan kita. Keluargaku dan keluarga Mas Hadied pun sangat terlibat dan hampir seluruh detail-detail acara pernikahan kita sampaikan dan diskusikan kepada kedua pihak keluarga,” jelas Laras lagi.

Tema Pesta dan Kenapa Memilih The Westin Jakarta Sebagai Tempat Pernikahan?

Pernikahan Laras dan Hadied diselenggarakan dengan dua adat istiadat yang berbeda dimana mereka malangsungkan akad nikah dengan adat Sunda lalu resepsi syukuran pernikahan dengan menggunakan adat Jawa Solo.

“Kenapa memilih The Westin Jakarta sebagai tempat pernikahan kami? Karena foyer dan ballroom-nya indah sekali! Waktu pertama kali aku dan Mas Hadied survey, kami langsung memutuskan untuk melangsungkan pesta pernikahan kami di The Westin Jakarta. Makanan di restorannya enak, jadi aku percaya makanan di acara resepsi syukuran kami juga akan enak," tutur Laras.

Hari-H yang Menyenangkan!

Bagaimana saat hari yang dinanti-nantikan tiba? “Kalau di Hari-H mah aku pasrahin semuanya sama Allah karena aku merasa kita sudah ikhtiar merencanakan pernikahan ini, jadi sekarang tinggal pasrah aja, enjoy the moment! Kita juga yakin kalau vendor-vendor yang kita pilih akan memberikan yang terbaik, dan kita puas banget! Foto-foto Buana & Co yang cantik-cantik, dekorasi Every Decoration yang menawan, dan make-up artist-ku Ayura Make-Up Artist yang membuat aku tampil menawan!”

Laras dan Hadied mengirimkan 200 undangan untuk hadir di pesta pernikahan dengan suasana yang aman, nyaman, serta menyenangkan. “Kami melakukan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum masuk, tamu dicek suhu tubuhnya dan saturasi oksigennya. Para tamu undangan duduk di kursi yang sudah ditentukan dengan jarak yang sudah diatur. Dan, makanan pun disajikan oleh para pramusaji. Saudara dan teman-temanku bilang makanannya enak banget!” terang Laras sambil tersenyum menutup pembicaraan kita.

Tips dari Laras dan Hadied untuk Para Calon Pengantin

  • Bersyukur dengan adanya wedding streaming sehingga acara pernikahan dapat disaksikan secara virtual. Teman dan saudara yang tidak dapat diundang langsung bisa menyaksikan lewat streaming. Dengan adanya wedding streaming ini, pesta pernikahan Laras dan Hadied dapat disaksikan juga oleh host-family Laras saat melakukan exchange program di Amerika Serikat lima tahun lalu dan oleh teman-teman Hadied saat kuliah S1 di Amerika Serikat dan S2 di Eropa.
  • Di masa pandemi ini yang terpenting adalah keamanan dan kenyamanan pengantin serta para tamu undangan. Oleh karena itu protokol kesehatan yang ketat menjadi keharusan.

BACK
TO TOP