7 Langkah Penting Mempersiapkan Pernikahan

Lamaran yang begitu romantis telah disampaikan. Anda pun dengan pasti telah menjawab ‘Ya’. Selanjutnya, apakah yang harus dilakukan? Mengingat pernikahan adalah pengalaman sekali seumur hidup, tak jarang pasangan calon pengantin bingung harus memulai dari mana. Bertanya kepada yang telah berpengalaman seperti orang tua, sahabat dan kerabat, lalu buat catatan mengenai persiapan pernikahan merupakan langkah awal yang harus Anda lakukan. Kalaupun menggunakan jasa wedding organizer, bukan berarti Anda tak mengerti apapun tentang hari istimewa Anda sendiri bukan? Mulailah dari hal-hal yang paling utama.

1.Berdiskusi dengan keluarga

Di negara Barat, pasangan calon pengantin dapat menentukan sendiri akan seperti apa konsep pernikahan mereka. Tak jarang mereka menggelar pernikahan yang benar-benar intimate dengan hanya dihadiri oleh keluarga inti. Namun di Indonesia, pernikahan masih melibatkan keluarga. Masukan dan saran dari orang tua kedua belah pihak tetap dibutuhkan. Tentukan satu hari untuk melakukan pertemuan dengan kedua keluarga, lalu dengarkan masukan dari tiap pihak. Bila dirasa tidak sesuai dengan keinginan, sampaikan secara baik-baik. Upayakan untuk mencari jalan tengah antara keinginan Anda berdua dan keinginan kedua pihak orang tua. Meskipun ini acara Anda, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan saran dari orang tua, karena setiap orang tua selalu mengingingkan yang terbaik untuk anak-anaknya.

2.Keuangan

Hitunglah berapa banyak tabungan Anda, dan perkirakan berapa bujet yang diperlukan pelaksanaan pernikahan. Apakah tabungan yang ada sudah mencukupi atau Anda dan pasangan masih harus menabung lagi? Jangan lupa untuk memisahkan uang yang khusus digunakan untuk pernikahan dengan uang untuk keperluan sehari-hari. Jangan pernah tergoda untuk menyentuh tabungan pernikahan tersebut.

3.Buatlah catatan

Catat semua yang diperlukan secara teliti beserta dengan rincian pengeluaran. Hal ini membantu Anda mengetahui dengan jelas berapa banyak uang yang dikeluarkan dan yang masih tersisa. Atur pengeluaran sebaik mungkin. Gunakan untuk hal yang paling penting terlebih dulu, seperti mengurus surat-surat di KUA atau Kantor Catatan Sipil, akad nikah atau pemberkatan, serta tempat resepsi. Setelah itu, dilanjutkan dengan hal lain.

4.Menentukan konsep dan mencari vendor

Setelah tercapai kesepakatan dengan kedua pihak orang tua, tentukan konsep yang Anda inginkan lalu mulailah mencari venue, busana pengantin, makeup artist, dekorasi, catering, fotografer, dan sebagainya. Tanyakan pada kerabat dekat yang sudah menikah, mungkin mereka dapat memberi masukan. Bila memutuskan untuk menggunakan jasa wedding organizer atua wedding planner, sampaikan dengan jelas keinginan Anda agar mereka dapat mencarikan vendor yang tepat.

5.Mulailah merawat tubuh

Jika merasa tubuh Anda masih terlalu besar atau kurang langsing, mulai lakukan diet sehat dan olahraga. Lakukanlah olahraga ringan, seperti jalan atau lari pagi, aerobic, yoga dan sebagainya. Ingat, jangan lakukan diet ketat karena akan membuat Anda lemas atau kehilangan tenaga. Tak ingin kan kalau pada hari istimewa Anda justru jatuh sakit lantaran diet yang terlalu ketat? Jangan lupa untuk perbanyak konsumsi air putih. Lakukan perawatan kulit, wajah, serta rambut. Perawatan dengan menggunakan krim dokter biasanya harus dihentikan sekitar dua minggu sebelum hari-H. Karenanya, lakukan perawatan dari jauh-jauh hari untuk mendapatkan hasil maksimal.

6.Lakukanlah pengecekan ulang

Semua persiapan sudah dilakukan? Jangan lupa untuk melakukan pengecekan ulang. Buat chek-list apa saja yang sudah sempurna dan dimana yang masih ada kekurangan. Lakukan pelunasan untuk pembayaran yang memang sudah harus dilunasi untuk menghindari dana yang sudah disiapkan terpakai untuk hal lain.

7.Sempatkan beristirahat

Semua sudah dilakukan, vendor pilihan sudah memahami apa yang harus dilakukan. Mereka dipilih karena kapabilitas dan reputasi mereka bukan? Maka percayalah para vendor akan melakukan yang terbaik untuk Anda dan pasangan. Kini waktunya untuk menenangkan diri, beristirahat jelang hari-H agar wajah Anda tidak terlihat lelah. Jaga stamina dan untuk Anda yang bekerja, usahakan untuk tidak melakukan perjalanan jauh baik keluar kota atau keluar negeri bila hari pernikahan sudah semakin dekat.

Foto : Dok. Istimewa

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP