message

Apa Saja Tantangan Terbesar Dalam Persiapan Pesta Pernikahan?

 

Tentu saja banyak tantangan dalam hidup sehari-hari apalagi jika ditambah saat Anda sedang mempersiapkan pesta pernikahan Anda. Namun, terkadang rasa cinta dan kebahagiaan lah yang akan menjadikannya tidak terasa sebagai tantangan tapi dijalani dengan suka cita. Namun, Anda tidak boleh terlena dengan bermacam tantangan yang akan atau sedang Anda dan pasangan hadapi ini, karena jika dibiarkan begitu saja, maka pada akhirnya sesuatu yang kecil akan menjadi masalah yang besar. Oleh karena itu, sadari bahwa tantangan ini ada dan Anda berdua harus mencari jalan keluarnya.

Terkadang calon pengantin tidak ingin pusing. Dengan menggunakan jasa wedding organizer, mereka seakan sudah merasa membayar orang yang ahli dalam menghadapi bermacam tantangan di persiapan pesta pernikahan. Terkadang pemikiran tersebut tidaklah selalu membantu. Jasa wedding organizer memang akan membantu Anda dan pasangan, tapi mereka tidak selamanya mereka bisa menyelesaikan masalah itu sendiri, misalnya masalah yang berkaitan dengan bujet. Menurut banyak pengantin yang sudah melewatkan pesta penikahannya, tantangan terutama bagi calon pengantin adalah sebagai berikut.

1. Tantangan Soal Bujet

Mempersiapkan pesta pernikahan layaknya menulis satu cerita yang mana setiap plot di cerita tersebut butuh biaya untuk sampai di klimaks dari cerita tersebut. Siapa pemeran utamanya? Anda berdua. Siapa pemeran pembantunya? Vendor-vendor pernikahan. Cerita masing-masing pengantin akan sangat berbeda satu sama lainnya, oleh karena itu bujetnya pun juga sangat berbeda. Kenapa bujet menjadi tantangan? Karena Anda berdua lah yang sangat tahu tentang kemampuan keuangan Anda sendiri, bukan orang lain. Perlu diingat jika Anda berdua menyusun bujet sederhana bukan berarti pesta pernikahan Anda itu murah. Anda dapat mengatur bujet yang sederhana tapi para tamu pulang dengan senyum lebar dan merasakan kebahagiaan bersama dengan Anda. Jadi itulah tantangannya. Bujet sederhana dan realistik untuk menjadikan pesta pernikahan Anda menjadi yang terbaik. Be realistic!

2. Tantangan Menyusun Daftar Tamu

Bagaimana mengundang keluarga yang besar, teman kantor Anda berdua, teman sekolah, teman kecil, tamu undangan kedua pihak orang tua dan keluarga, tetangga rumah sebelah dari kedua belah pihak, dan masih banyak lainnya ke dalam satu list undangan yang hanya berjumlah 300 orang saja? Tugas pertama, Anda berdua duduk bersama dengan orang tua dan tanyakan siapa-siapa saja yang akan mereka undang. Orang tua mempunyai banyak alasan untuk mengundang banyak orang ke pesta pernikahan anaknya sebagai satu kebanggaan karena anaknya telah menikah. Anda juga mempunyai banyak alasan untuk tidak mengundang siapa-siapa saja yang orang tua Anda ingin undang yang tidak Anda kenal. Jadi kuncinya? Duduk dan bicarakan jalan keluarnya agar tidak menyinggung perasaan orang tua Anda.

3. Tantangan Permintaan Yang Melewati Kemampuan

Anda telah memimpikan hari istimewa pernikahan sejak lama, dan di dalam mimpi tersebut Anda ingin menambah ini dan itu dengan tema itu dan ini. Misalnya tema Anda berdua adalah The Greatest Show On Earth dan Anda ingin menikah di tengah-tengah tenda sirkus. Jangan disangka hal-hal tersebut tidak pernah terjadi pada calon pengantin yang akan menikah. Atau di pernikahan tradisional adat tertentu, sanak keluarga datang pada Anda untuk dibuatkan kebaya untuk si tante, jas lengkap untuk si om, dan juga bahan pakaian untuk anak-anaknya supaya bisa datang ke pesta Anda. Belum lagi Anda berdua akan pusing karena harus mengeluarkan biaya untuk potong hewan, untuk beli bahan-bahan makanan tertentu yang harus dimasak di daerah tertentu. Semuanya bisa jadi tantangan yang akan membuat Anda pusing tujuh keliling.

Hal-hal lain tentunya akan datang dari vendor-vendor pernikahan yang terkadang juga akan membuat Anda pusing. Mempersiapkan pesta pernikahan akan menjadi ujian bagi Anda untuk melewatinya dengan baik karena hidup sesungguhnya adalah hidup pernikahan yang akan Anda jalankan bersama dengan pasangan.

Foto : dok. Istimewa

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP