Kebahagiaan Anda menjelang pernikahan mungkin sedikit terusik dengan kehadiran selulit di bagian bokong dan paha. Apakah akan mempengaruhi penilaian si dia jika melihat “kulit jeruk” Anda? Sebelum masalah ini semakin sulit dipecahkan, temukan jawabannya dari penjelasan yang disampaikan Dr. Madan M. Vasandani dari Centrepoint Healthcare mengenai selulit ini.
Selulit merupakan suatu kondisi yang mempengaruhi 90 % wanita dan 10 % pria, terutama di negara-negara industri . Dari usia 25 - 35 adalah ketika Anda mulai melihat munculnya selulit . Hal ini tak lain disebabkan bertambahnya usia maka produksi estrogen mulai menurun, terutama pada perempuan yang mulai mendekati menopause.
Mengenal Selulit Lebih Jauh
Pada dasarnya selulit terjadi akibat penurunan estrogen, nutrisi dengan penurunan kolagen yang disertai dengan peningkatan ukuran sel-sel lemak , maka sel-sel ini menonjol melalui kolagen dan kulit menjadi bergelombang. Perempuan cenderung mengalami kulit berselulit di sekitar lutut , pelana dan pantat yang merupakan daerah dengan tiga lapisan lemak. Perempuan juga memiliki tiga tingkatan lemak di perut dan di daerah trisep .
Wanita berselulit lebih banyak dijumpai di negara-negara industri. Mengapa demikian? Alasannya adalah di negara-negara ini para wanita mengalami kurang pergerakan. Banyak sekali kemudahan yang diberikan oleh alat-alat berteknologi di sekitar dan cara hidup manusia pun berubah dibandingkan dengan kehidupan di daerah pedesaan. Mungkin Anda perlu memikirkan tentang hal ini; saat ini masyarakat yang tinggal di kota tidak benar-benar perlu untuk berpindah tempat dan banyak bergerak untuk menyelesaikan sesuatu. Alih-alih berjalan kaki jauh menuju suatu tempat, Anda tinggal mengendarai mobil ke kantor. Sesampainya di kantor, Anda duduk seharian di tempat kerja. Di kantor, Anda bisa minta tolong orang lain untuk membelikan makanan Anda , mengambilkan air minum, menghubungi orang cukup dengan telepon nirkabel atau sekedar menekan remote TV untuk mengubah saluran. Alasan kedua yang tak kalah pentingnya adalah asupan makanan atau diet yang tidak seimbang . Di daerah pedesaan , orang makan lebih banyak karbohidrat dan mereka segera membakar karbohidrat yang diasupnya ini dengan cara mereka selalu bergerak . Di kota-kota besar, orang-orang lebih senang mengkonsumsi makanan-makanan berkadar lemak tinggi dan kurangnya gerak menyebabkan tumpukan lemak ini tidak terbakar dengan baik.
Daerah-daerah Rawan Selulit
Mengapa selulit sering muncul terutama pada bagian bokong dan paha? Menurut Dr Madan M. Vasandani, alasannya cukup sederhana. Reseptor untuk produksi lemak sebagian besar berada di daerah ini . Oleh karena itu setelah mengkonsumsi makanan berlemak dan masuk periode hibernasi, sel-sel ini kemudian memproduksi sel-sel lemak. Bersama dengan sirkulasi yang buruk yang disebabkan oleh penurunan estrogen dan kini makin diperparah dengan tren berpakaian ketat maka selulit pun makin berkembang biak.
Apa pakaian dalam yang ketat juga mempengaruhi timbulnya selulit ? Untuk menjawab pertanyaan ini , Dr Madan M. Vasandani akan membawa Anda ke tahun 20-an . Pada masa ini, pakaian dalam yang dikenakan para wanita begitu longgar, selonggar celana piyama. Pada masa-masa ini, para wanita juga harus melakukan pekerjaan yang membuatnya sering bergerak. Pada abad 21, pakaian elastis yang ketat di daerah bokong memotong sirkulasi yang merupakan salah satu penyebab selulit . Jadi , salah satu cara untuk mencegah selulit adalah mengubah gaya pakaian Anda . Jika celana piyama begitu terlihat tidak menarik, mungkin pakaian dalam model thongs akan berfungsi sama.
Penanganan Selulit
Jadi bagaimana menangani selulit? Kabar baiknya adalah selulit bukan merupakan penyakit yang menyebabkan kematian. Prinsip mengatasi selulit antara lain memecah lemak, meningkatkan sirkulasi dan yang meningkatkan kolagen. Ada beberapa cara untuk melakukan meningkatkan kolagen, namun ada satu cara yang tidak menimbulkan efek samping, yaitu menggunakan perawatan dengan Frekuensi Radio atau lebih terkenal disebut RF.
RF akan memecah lemak sehingga sirkulasi pun meningkat secara signifikan dan dengan cara ini terjadi pula restrukturisasi kolagen di bawah kulit Anda. Untuk memastikan bahwa RF bekerja secara maksimal, Anda harus mengetahui tipe selulit yang ada di kulit Anda.
Ada 3 tipe selulit yang dapat terjadi pada kulit. Ketiganya antara lain selulit kelas I yang dapat terlihat pada saat kulit dicubit, selulit kelas II dapat terlihat ketika seseorang dalam keadaan berdiri dan yang ketiga adalah selulit kelas III, selulit yang dapat terlihat bahkan pada saat berdiri. RF bekerja terbaik di kelas I ( selulit terlihat pada mencubit kulit ) dan kelas II ( selulit terlihat hanya ketika Anda berdiri ) selulit. Sedangkan selulit kelas III, cukup sulit untuk diobati. Pada Centrepoint Healthcare , kami membawa Anda yang terbaik dan paling canggih mesin RF di Jakarta - The Time Freeze.
“ It’s the moment you could turned back time…..with TIME FREEZE”
TIME FREEZE is Non-invasive face lift, tighten your loose skin, improve cellulite , wrinkle reduction, body contouring and skin tightening for face, neck and body both for man and woman
See it, feel it and belief it! RSVP to our Open House on 19th October 2013 to find out! (021) 570 6208
Image: dok. Weddingku