Foto Pre-Wedding Bertema 'French 60s Romantic Movie'

Pre-wedding salah satu rangkaian terseru menurut Vivi dan Erik. Bagi keduanya yang usai melangsungkan pernikahan pada April tahun ini, sesi foto pre-wedding yang menghabiskan waktu cukup hanya sehari dari pagi hingga petang tersebut sangat menyenangkan. Karena terasa seperti sedang jalan-jalan bersama teman. Kebetulan Seto, fotografer pre-wedding mereka memang teman baik yang dikenal keduanya di London sewaktu Vivi dan Erik menempuh pendidikan S2. Bersama tim fotografi Seto yang menyenangkan, membuat selama sesi foto terasa rileks dan tidak kaku.

Mengusung konsep French 60s Romantic Movie yang dipilihkan Erik, sejak awal keduanya memang percaya Seto mampu meng-capture konsep tersebut sesuai keinginan keduanya yang ingin tampak artsy. Tidak mengecewakan begitu melihat hasil fotonya, Vivi dan Erik sangat menyukai terlebih sudut pengambilan gambar sekilas tidak akan ada yang menyangka seluruh foto diambil di Jogja.

Seto sengaja tidak ingin memperlihatkan kalau foto ini diambil di Jogja. Untuk menyamarkan lokasi, Seto hanya mengambil elemen-elemen tertentu saja dari setiap lokasi. Seperti contohnya di Taman Sari, tembok pink yang sudah luntur menurutnya terlihat seperti di Cuba. Atau saat di Parangtritis, yang diambil hanya jalanan panjang dengan pohon rindang jadi terkesan seperti di suatu jalan di Eropa.

Meskipun kekurangan dari photo shoot pada outdoor yang tidak dapat memprediksi cuaca, Vivi dan Erik berharap dapat menyelesaikan sesi foto pada hari itu juga dengan cuaca mendukung. Meleset, cuaca di hari itu beberapa kali hujan rintik-rintik, rasa cemas tidak dapat dihilangkan takut tidak dapat mendatangi seluruh lokasi karena malamnya harus pulang ke Jakarta. Beruntungnya hujan tidak sampai deras dan tidak menghambat jadwal kita. Salutnya lagi, berhubung Seto sudah profesional, foto di setiap lokasi dilakukan dengan cepat. Seto juga bisa mengarahkan gaya dengan baik walau bukan berhadapan dengan model.

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP