Ingin Menikah Beda Agama? Pertimbangkan Hal-hal Ini

Foto: Freepik


Di Indonesia, berhubungan dengan pasangan yang berbeda agama memang belum terlalu lazim dilakukan, apalagi jika sampai dibawa ke jenjang yang lebih serius lagi seperti pernikahan. Hal ini karena Indonesia memiliki banyak macam budaya yang tentunya memiliki banyak aturan pula, termasuk persoalan agama.


Hal ini juga masih sangat sensitif untuk dibicarakan, namun tidak ada salahnya jika sedikit dibuka, kalau saja Anda berniat ingin menikah dengan pasangan yang berbeda agama. Berikut beberapa hal yang harus Anda dan pasangan pikirkan.


Keluarga
Menikah di Indonesia bukan hanya menyatukan dua insan manusia yang saling mencintai saja, tapi juga menyatukan masing-masing keluarga. Sebelum menikah, kedua calon pengantin biasanya akan meminta restu pada keluarga masing-masing. Jika sudah diberi lampu hijau, maka hal ini adalah pertanda bagus untuk Anda dan pasangan.


Lingkungan
Masyarakat di Indonesia masih belum terbiasa dengan pernikahan beda agama. Hal ini dikarenakan banyaknya budaya yang memberi aturan sendiri-sendiri terhadap masyarakatnya. Mungkin di kota-kota besar sudah bisa sedikit menerima hal-hal seperti ini, namun berbeda dengan di daerah yang masih memegang teguh budaya daerah mereka. Jika ingin menikah berbeda agama, Anda diharuskan untuk berada di lingkungan yang open minded dan tidak terlalu memusingkan kehidupan orang lain. Jadi, Anda dan pasangan juga terhindar dari julid-an masyarakat sekitar.


Toleransi
Agama merupakan aturan. Jika Anda dan pasangan berbeda aturan, Anda diharuskan untuk memiliki rasa toleransi yang tinggi. Jika tidak, akan menimbulkan masalah dalam rumah tangga. Rasa toleransi ini dibutuhkan dalam setiap aktivitas sehari-hari agar rumah tangga tetap aman dan sejahtera.


Anak
Berbeda agama, berbeda aturan, mungkin akan membuat perbedaan bagaimana cara mendidik anak juga. Anda dan pasangan harus memikirkan hal ini bahkan sebelum memiliki anak. Apakah ingin mendidik anak dengan salah satu agama, atau mengajarkan keduanya, atau menunggu anak hingga dia bisa memilih agamanya sendiri, nantinya. Semua pilihan tersebut tergantung dari Anda dan pasangan.


Ibadah
Hal utama dalam pernikahan beda agama adalah masalah ibadah. Anda dan pasangan harus mengerti ibadah masing-masing. Peribadahan ini juga erat hubungannya dengan toleransi. Jika ada ibadah salah satu pasangan yang tidak boleh diikuti oleh pasangannya, maka Anda harus mengerti hal tersebut. Jika Anda sulit menerima hal-hal seperti ini, maka disarankan untuk tidak menikah dengan pasangan yang berbeda agama.


Agama adalah sebuah keyakinan. Apapun keyakinan Anda, adalah hubungan Anda dengan Tuhan, bukan dengan orang lain. Jadi, jalanilah hidup yang Anda yakini itu benar.

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP