Masuk ke dunia pernikahan rasanya seperti belajar bahasa baru. Baru juga mulai cari vendor, tiba-tiba sudah dengar istilah seperti technical meeting, rundown, moodboard, sampai loading vendor. Kalau tidak terbiasa, wajar banget kalau calon pengantin hanya mengangguk-angguk sambil berharap semuanya berjalan lancar. Supaya kamu tidak lagi merasa “tersesat” saat persiapan hari bahagia, yuk step by step kita kenalan dengan istilah dunia pernikahan yang wajib kamu tahu.

Banyak calon pengantin mengira semua istilah pernikahan itu sama, padahal konteksnya bisa berbeda. Misalnya, lamaran dan engagement sering dianggap serupa, padahal lamaran biasanya lebih kental dengan adat dan keluarga, sementara engagement lebih ke momen simbolis pertunangan. Begitu juga dengan akad nikah dan resepsi. Akad adalah momen sakral pengesahan pernikahan, sedangkan resepsi merupakan perayaan bersama keluarga dan tamu. Memahami istilah dasar ini membantu kamu menyusun rencana tanpa salah persepsi sejak awal.
Nah, saat mulai meeting vendor, kamu akan sering mendengar istilah wedding organizer, wedding planner, dan wedding coordinator. Meski terdengar mirip, perannya bisa berbeda. Ada yang mendampingi dari awal persiapan hingga hari H, ada juga yang fokus mengatur jalannya acara di hari pernikahan saja. Begitu pula dengan vendor lain seperti dekorator, MUA, fotografer, dan MC. Dengan memahami istilah ini, kamu jadi tahu siapa melakukan apa dan tidak salah menaruh ekspektasi.
Mendekati hari pernikahan, istilah teknis mulai bermunculan. Technical meeting biasanya jadi momen penting untuk menyamakan alur acara bersama seluruh vendor. Lalu ada rundown, yaitu susunan acara dari awal sampai akhir. Ada juga rehearsal atau latihan singkat agar semua pihak tahu perannya. Meski terdengar rumit, istilah-istilah ini justru membantu acara berjalan lebih rapi dan minim drama.
Pada saat ngobrol soal dekorasi, kamu mungkin akan dikenalkan dengan tema, moodboard, dan color palette. Moodboard biasanya berisi kumpulan referensi visual untuk menggambarkan suasana acara, sementara color palette menentukan warna utama yang akan mendominasi dekorasi. Ada juga istilah pelaminan, aisle, dan backdrop yang berkaitan langsung dengan area utama acara. Memahami istilah ini bikin kamu lebih mudah menyampaikan konsep tanpa harus bingung menjelaskannya.
Selanjutnya ada istilah seperti fitting, alteration, dan trial makeup akan sering kamu dengar. Fitting adalah proses mencoba busana, sementara alteration berarti penyesuaian ukuran agar pas di badan. Trial makeup penting untuk memastikan riasan sesuai dengan karakter wajah dan konsep acara. Memahami istilah ini membantu kamu lebih percaya diri saat berdiskusi dengan desainer atau MUA.
Kalau dalam dunia dokumentasi pernikahan, istilah-istilah seperti candid, cinematic, dan documentary style sering muncul. Foto candid menangkap momen natural tanpa pose berlebihan, sementara video cinematic biasanya dikemas seperti film pendek penuh emosi. Ada juga highlight video yang merangkum momen terbaik dalam durasi singkat. Dengan memahami istilah ini, kamu bisa memilih gaya dokumentasi yang benar-benar sesuai dengan kepribadianmu.
Setelah semua urusan tampil cantik dan momen romantis, ada juga istilah finansial yang wajib dipahami. DP atau uang muka, pelunasan, add-on, hingga overtime sering tercantum di proposal vendor. Ada pula kebijakan pembatalan atau perubahan jadwal yang biasanya tertulis dalam kontrak. Dengan memahami istilah ini, kamu bisa lebih bijak mengatur anggaran dan menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.
Memahami istilah dunia pernikahan bukan soal sok paham, tapi soal kenyamanan dan kontrol. Saat kamu tahu apa yang sedang dibicarakan, proses persiapan jadi terasa lebih ringan dan menyenangkan. Kamu bisa terlibat aktif, bertanya dengan percaya diri, dan menikmati setiap tahap menuju hari bahagia tanpa rasa bingung berlebihan.
Dunia pernikahan memang punya banyak istilah, tapi semuanya bisa dipelajari pelan-pelan. Dengan memahami “bahasa” ini, kamu tidak hanya jadi calon pengantin yang siap secara mental, tapi juga lebih tenang menikmati prosesnya. Karena sejatinya, persiapan pernikahan bukan hanya tentang hasil akhir, tapi juga tentang perjalanan seru menuju momen sekali seumur hidup.
Terus update tren dan berita terkini pernikahan dengan men-download aplikasi Weddingku di smartphone-mu dan mengikuti media sosial Weddingku di Instagram, TikTok, Facebook, Pinterest, dan YouTube agar kamu tidak ketinggalan infonya!