Legenda Menarik Dibalik Tradisi Bridal Shower

Pernikahan merupakan momen yang bersifat pribadi sekaligus juga universal. Diselenggarakan oleh dua insan yang berkomitmen untuk menjalani hidup berdua, dan dirayakan oleh keluarga dan kerabat yang ikut merasakan kebahagiaan mereka. Karena sifatnya yang universal inilah kerap para pasangan calon pengantin mengadaptasi tradisi dari Barat. Salah satu tradisi yang kini sering dilakukan adalah bridal shower. Para selebriti seperti Raisa dan Laudya Chintya Bella juga menggelar acara ini sebelum pernikahan mereka.

Apa sih sebenarnya bridal shower ini? Bridal shower adalah pesta pemberian hadiah yang biasanya diselenggarakan oleh para sahabat, untuk calon pengantin wanita. Pada acara ini selain diberikan berbagai hadiah untuk keperluan pengantin setelah menikah nanti, para sahabat juga mendoakan agar pernikahan yang akan digelar lancar tanpa kendala apapun.


Berawal dari tahun 1890-an, tradisi bridal shower ini berasal dari legenda di Belanda. Dalam legenda tersebut diceritakan bahwa ada seorang wanita asal Amsterdam yang jatuh cinta kepada seorang pria tampan yang bekerja di pabrik. Pria tampan tersebut gemar menolong orang lain meski dirinya sendiri kurang berkecukupan. Kebaikannya ini membuatnya memiliki banyak teman dan disenangi oleh orang-orang sekitarnya.

Karena kemurahan hatinya, pria tersebut menawarkan sejumlah harta yang dimiliki kepada sang wanita ketika mereka berdua siap menikah. Namun ketika ayah dari calon pengantin wanita mengetahui bahwa pria yang akan dinikahi putrinya tidak memiliki kondisi ekonomi yang bagus, sang ayah membujuk putrinya agar mau menunggu sampai ada pria lain yang lebih mapan yang bersedia menikahinya.

Akan tetapi cinta terkadang mampu meniadakan segala ketakutan, ketakutan terhadap kemiskinan, juga ketakutan terhadap sosok ayah dan keluarga yang menentang pria pilihannya. Sang gadis pun tetap memilih pria tersebut untuk menjadi pasangan hidupnya. Keduanya telah siap menjalani kehidupan pernikahan tanpa mahar bahkan hampir tidak memiliki uang.


Beruntungnya orang-orang di sekeliling mereka tak segan menolong pria tampan baik hati yang selalu gemar menolong orang tersebut. Ketulusannya membuahkan hasil positif. Sang pengantin wanita `dimandikan` hadiah-hadiah berupa perlengkapan rumah tangga oleh teman-teman sang pria. Hadiah-hadiah tersebut diberikan sebagai pengganti mahar pernikahan. Kejadian ini pun pada akhirnya mampu meluluhkan hati seluruh keluarga mempelai wanita

Tradisi ini pun diadaptasi oleh banyak negara. Para calon pengantin di Amerika Serikat, Kanada, Australia juga Selandia Baru selalu melaksanakan bridal shower sekitar dua minggu atau dua bulan menjelang pernikahan. Dan acara ini pun diselenggarakan atas inisiatif dari teman-teman dekat para calon mempelai wanita. (WS)

Foto : Dok. Pinterest.com

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP