Cerita Cinta
Tidak ada yang pernah tahu kapan jodoh akan muncul, Liane dan Yero tidak saling kenal hingga kakak Yero membantu mengerjakan sebuah catalog untuk tugas akhir Liane. Ketika itu ada beberapa hal yang harus dikerjakan, namun kakak Yero berhalangan dating sehingga minta digantikan oleh sang adik. Liane akhirnya menghubungi Yero dan membuat janji akan menemuinya di sebuah pusat perbelanjaan. Siapa yang sangka saat itu, menurut Liane yang sama sekali tidak dandan dan berpenampilan kucel akan bertemu Yero yang didampingi oleh mamanya. Meskipun sempat kikuk pertama kali bertemu dan dikenalkan oleh orangtua Yero, Liane justru merasa nyambung dan menikmati obrolannya dengan Yero. Sikap Yero yang baik hati dan jujur membuat Liane terpincut dan keduanya resmi berpacaran.
Will You Marry Me?
Meskipun usia pacaran mereka baru seumur jagung, Yero selalu memperlihatkan keseriusannya dalam menjalin hubungan dengan Liane, tepat dibulan ke lima, Yero menyatakan niatnya untuk menikahi Liane di telepon. Namun Liane menanggapinya dengan santai dan tidak langsung menjawab, hingga akhirnya beberapa menit kemudian Yero menuliskan ‘Will You Marry Me?’ Di media sosial Facebook. Lucunya, bukan Liane yang membalas, namun teman-teman mereka yang sangat excited dengan permintaan Yero.

Vendor Terkait
Tempat Resepsi
Menempati kawasan bisnis strategis di Selatan Jakarta dan menyandang reputasi sebagai hotel berbintang standar internasional, Hotel Bidakara Jakarta langsung menarik hati Yero dan Liane untuk menjadikannya sebagai tempat resepsi pernikahan mereka.

Fotografer & Videografer
Untuk memilih vendor yang satu ini, tentunya setiap calon pengantin tak ingin sembarangan menentukan. Karena itulah Yero dan Liane memutuskan untuk memilih Lighthouse Wedding Photography dan Christopher Marbun sebagai vendor fotografer dan videografer yang sudah terbukti
Jas Pengantin
Hal pertama yang disiapkan oleh pasangan ini adalah jas dan gaun pengantin. Keduanya sudah mengetahui ingin mengenakan kostum seperti apa, sesuatu yang sederhana tapi tidak membosankan. Yero memutuskan untuk mengenakan tuksedo yang dilengkapi dengan dasi kupu-kupu rancangan Grisvian Hewis Unique Design, sedangakn Liane memilih gaun berpotongan klasik dan backless dari MOD.

Dekorasi & Hand Bouquet
Untuk mewujudkan ide dekorasi yang diinginkan oleh para calon pengantin, tak sembarangan vendor dekorasi dapat mewujudkan sesuai dengan harapan. Namun Garda Wedding Decoration merupakan perusahaan dekorasi pesta pernikahan yang dinamis dengan konsep yang menyesuaikan dengan keinginan calon pengantin, karena itu pasangan ini langsung mempercayakan urusan dekor pada vendor ini.
Kue Pengantin
Pemilihan kue pengantin, menggambarkan personalitas kedua mempelai, karena itu kue pengantin menjadi salah satu symbol penting dalam perjalanan cinta kedua mempelai. Gordon Blue selalu siap sedia untuk menciptakan kue-kue pengantin terindah yang menggambarkan manisnya cinta para calon pengantin.
D-Day
Hari yang dinantikan akhirnya tiba, Yero dan Liane mengikat janji suci dihadapan Tuhan, keluarga dan sahabat. Saat yang tidak pernah dilupakan oleh keduanya adalah ketika melakukan sungkeman. Kedua orang tua tidak kuasa menahan haru dan mentikkan air mata bahagia melepaskan mereka sebagai suami istri. Di hari-H itu pula, diselipkan acara tradisional mangulosi (pemberian ulos) dari adat Batak yang tidak kalah mengharukan dan meriah






Vendor Terkait
Tanggal Pernikahan: 23 Maret 2013
Wedding Venue
Holy Matrimony: GPIB Filadelfia Bintaro
Reception: Hotel Bidakara Jakarta
Wedding Organizer: NikoAP.Organizer
Gaun Pernikahaan: MOD
Jas Pernikahan: Grisvian Hewis Unique Design
Make-Up Artist: Bubah Alfian
Fotografer
Pre-Wedding: Christopher Marbun
D-Day: Lighthouse Wedding Photography
Videographer: Lighthouse Wedding Photography
Dekorasi: Garda Wedding Decoration
Katering: Hotel Bidakara Jakarta
Wedding Cake: Gordon Blue
Hand Bouquet: Garda Wedding Decoration
Kartu Undangan: Cameo Design
MC: Reza Berlim
Entertainment: Vae & Team
.