When We Met
Angga dan Kiki pertama bertemu pada tahun 2002 pada waktu kelas 3 SMU, awal berkenalan sangat tidak disengaja karena keduanya berbeda sekolah. Sempat berpacaran tidak sampai setahun, kemudian mereka berpisah. Tidak sampai 6 bulan Angga dan Kiki berpacaran, sampai akhirnya Desember 2010 keduanya dipertemukan kembali pada acara pernikahan teman mereka.

Pada tanggal 13 Mei 2011 mereka mempunyai kabar duka, ayah Angga meninggal dunia. Peristiwa ini semakin membulatkan tekad keduanya untuk menikah. Hubungan yang mereka jalin pun berjalan serius menuju jenjang pernikahan. Satu bulan kemudian mereka memutuskan untuk menikah dan kedua belah pihak keluarga merestui niat baik Angga dan Kiki tersebut.
Preparation
Angga dan Kiki memutuskan tidak menggunakan wedding organization karena menginginkan hasil yang maksimal. Sehingga wajar jika mereka mengalami kerepotan untuk mempersiapkan pernikahan itu.
Konsep yang mereka usung adalah nasional adat, jadi perpaduan antara unsur nasional dengan adat Jawa. Tema warna pink silver dipilih untuk dekorasi serta kostum pengantin dengan dominasi warna silver. Sesuai dengan tema, kartu undangan yang dipilih pun diberi pita berwarna pink

Kendala terbesar adalah pada saat pemilihan vendor pendukung untuk acara pernikahan. Karena seperti kebanyakan orang, mereka pun ingin mencari hasil yang maksimal dengan harga yang sangat minimal. Mereka mencari mulai dari bertanya-tanya ke teman-teman hingga masuk ke forum-forum wedding, seperti di Wedingku ini.
Untuk entertainment, Angga dan Kiki memilih Voyage Band yang beraliran jazz. Band yang dipilih tidak sembarangan sebab mereka pernah mengikuti ajang Java Jazz. Kehadiran band tersebut pun mampu menghidupkan suasana kala itu.

Mereka banyak mendapatkan masukan dari para vendor dalam menjalankan acara pernikahan, karena para vendor yang dipilih sudah sangat pengalaman. Kejadian unik terjadi pada saat technical meeting dan ternyata para vendor yang dipilih termasuk ke dalam satu rekanan, padahal Angga dan Kiki mencari vendor satu per satu tanpa berpikir untuk mengumpulkan vendor yang termasuk rekanan yang sama. Inilah salah satu yang mempermudahkan mereka dalam mengkoordinasikan para vendor.
D Day
Akad Nikah dimulai pada pukul 15:00 yang dilaksanakan di Masjid Baitul Hikmah Elnusa, masih satu kawasan dengan Graha Elnusa. Acara sedikit terlambat karenanya selesai akad pun pukul 17:20. Keduanya merasa beruntung menggunakan vendor Neera Moslemah karena walau waktu rias pengantin hanya 1,5 jam tetapi waktu yang sangat sedikit ini tidak terlalu bermasalah. Selesai dirias jam sudah menunjukan pukul 19:10, sedikit telat tetapi mereka puas denga hasil riasannya. Sebelum naik ke pelaminan mereka dipandu dengan cucuk lampa untuk naik ke pelaminan. Setelah pukul 20:00, mereka mulai dengan foto-foto bersama kerabat dan keluarga, dan berakhir pada pukul 21:30.

Tidak hanya kedua mempelai yang puas dengan seluruh rangkaian acara, tamu undangan pun begitu. Selain itu katering yang dipesan pun sesuai dengan harapan. Terlihat banyak yang mengunjungi gubukan siomay dan chocolate melted. Tanpa menunggu antrian panjang, semua tamu terlayani dengan baik.
Akhirnya, Alhamdulillah acara akad dan resepsi berjalan sesuai dengan keinginan dan semuanya berjalan dengan lancar. Angga dan Kiki merasa sangat lega sekaligus bahagia.
Wedding Ingredients
Wedding Date : 07 April 2012
Wedding Venue : Graha Elnusa, Jl.TB Simatupang Kav 1B, JakSel
Decoration : Griya Kharisma Dekorasi
Catering : Kiki Catering
Wedding Gown : Neera Moslemah Make up
Groom Suits : Neera Moslemah Make up
Make-Up Artist : Neera Moslemah Make up
D-Day Photographer : [9] Photografi
Videographer : [9] Photografi
Souvenir : Toko Batu Martapura Kalimantan Selatan
Hand Bouquet : Neera Moslemah Make up
MC : Taryono
Entertainment : Voyage Band