Veil atau tudung kepala menjadi salah satu aksesori pengantin wanita yang paling banyak dipakai. Di bawah ini Weddingku jelaskan mengenai jenis-jenis veil agar memudahkan Anda memilih yang terbaik dan cocok untuk dikenakan :

A.Birdcage
Disebut juga Net Veil karena berbahan tipis dengan jaring-jaring besar dan memiliki potongan yang sangat pendek dan simpel. Biasanya birdcage veil hanya sebatas menutupi sampai mata, hidung ataupun dagu.

B.Shoulder Length
Terdiri dari beberapa lapisan yang memiliki ukuran sebatas bahu atau sekitar 18-20 inci. Bagian yang tertutupi jika memakai veil jenis ini hanya kepala dan leher saja, tanpa hiasan lagi di bagian puncak veil.

C.Elbow Length
Panjangnya hingga siku tangan atau berkisar 30-32 inci dan menjadi salah satu veil yang banyak dipilih oleh pengantin wanita. Biasanya terdiri dari satu atau dua lapisan yang dipotong polos sama panjang.

D.Fingertip
Populer dikenakan pada akhir tahun 40-an sampai awal tahun 50-an, membuat veil jenis ini seringkali menjadi alternatif pilihan para bride karena bentuknya yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, yaitu sekitar 36-38 inci atau sebatas ujung jari tangan.

E.Chapel Length
Biasanya hanya terdiri dari satu lapisan. Panjangnya pun bervariasi dari yang hanya sebatas betis, mata kaki, hingga menyentuh lantai.

F.Cathedral Veil
Veil jenis ini hampir sama dengan Chapel veil, hanya saja bentuk Cathedral veil lebih panjang 6-15 inci hingga menutupi gaun pengantin dengan sempurna. Bridesmaid sangat dibutuhkan jika Anda menggunakan veil satu ini, untuk membantu Anda berjalan menuju Altar atau ruang acara pernikahan.

What Should Do and What Shouldn’t Do

DO !
1. Memadu padankan gaun pernikahan simpel seperti A-line atau gaun selutut dengan memakai Birdcage veil.
2. Simple wedding dress yang detailnya penuh di bagian belakang sekitar punggung ditambah aksesori Shoulder veil.
3. Memakai Birdcage veil saat resepsi pernikahan diadakan di tepi pantai, pinggir kolam renang, rooftop, garden, atau lokasi outdoor lainnya.
4. Mengenakan veil bermotif jika memilih gaun pernikahan simpel dan tanpa motif.

DON’T !
1. Memakai gaun selutut dan memadupadankannya dengan Chapel veil atau Cathedral veil.
2. Memilih Fingertip veil ketika mengenakan gaun yang memiliki ‘ekor’.
3. Memakai veil yang terdapat hiasan pita di sekelilingnya (kecuali Anda mau terlihat lebih pendek).
4. Memilih veil berhiaskan kristal (kecuali Anda mau menjadi “spotlight” dan rela membiarkan titik-titik hitam merusak keindahan hasil foto).

Teks : Febie Arimbhie | Main image: Cappio Photography (dari dok. weddingku) | Ilustrasi : Imelda Triwijaya

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP