Siap Menikahi Pasangan, Tapi Belum Siap Membaur Dengan Keluarganya?

Setelah sekian lama menjalin hubungan dengan orang yang Anda cintai, keinginan untuk menikah pun akhirnya tiba. Hati telah mantap untuk menapaki hidup bersama, mengarungi bahtera rumah tangga. Namun rasanya masih ada yang mengganjal, saat harus berhadapan dan berbaur dengan keluarga pasangan. Siap hidup bersama pasangan, namun belum siap menerima keluarga pasangan?

Menikah bukan hanya berarti menyatukan dua insan yang saling mencintai, tetapi juga menyatukan dua keluarga. Apabila di dalam hati masih terasa berat untuk melebur dengan keluarga, karena satu dan lain hal, usahakan untuk melupakan apapun penyebab rasa itu datang. Dekatkan diri Anda dengan keluarga pasangan karena mereka akan menjadi keluarga Anda juga. Berikut beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan untuk menghadapi kondisi ini.

  1. Sadari Bahwa Setiap Keluarga Memiliki Keunikan Sendiri

Setiap keluarga memiliki karakter dan budaya sendiri. Bisa jadi karakter keluarga pasangan Anda serupa dengan karakter keluarga Anda. Bila demikian tentu tak ada masalah mendasar yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi bukan tidak mungkin karakter dan budaya yang berkembang di dalam keluarga pasangan berbeda 180 derajat dengan budaya keluarga Anda. Meski Anda begitu mencintai pasangan, tetapi perbedaan budaya ini memang kerap menjadi batu sandungan. Jangan mencari mana yang benar dan mana yang salah, karena tidak ada yang salah dalam hal ini. Hanya perbedaan karakter dan kebiasaan yang membuat Anda sulit beradaptasi. Akan tetapi disitulah justru letak keindahan dan keunikannya. Bayangkan bila semuaa orang di seluruh dunia ini setipe dengan Anda. Tentu akan kurang berwarna rasanya dunia ini. Bila Anda berdua sama-sama saling mencintai, tentu ada keinginan untuk mengenal keluarga masing-masing dengan lebih dekat. MEskipun tidak mudah, tapi `worth it` lho untuk dilakukan.

  1. Sediakan Waktu Untuk Beradaptasi

Setelah mengenali keunikan dan perbedaan antara keluarga Anda dan si keluarga si dia, kini waktunya bagi Anda berdua untuk mencoba beradaptasi dengan masing-masing keluarga. Bukan hanya Anda, pasangan Anda pun mungkin mengalami kesulitan yang sama. Namun bila Anda saling mencintai dan sudah memutuskan untuk hidup bersama, menjalani proses adaptasi pun akan terasa jauh lebih mudah. Dibutuhkan waktu untuk dapat menerima dan memaklumi hal-hal yang selama ini asing bagi Anda. Namun seiring waktu berjalan, dan dengan pemahaman bahwa Anda akan menjadi bagian dari keluarga besar pasangan Anda, begitu juga sebaliknya, segalanya pun akan menjadi jauh lebih menyenangkan. Ingat, Anda berdua mengalami hal yang sama, jadi saling mendukung dan saling menguatkan sangat diperlukan untuk hasil yang sempurna.

  1. Tetap Berpikir Positif

Satu hal yang paling penting untuk selalu Anda ingat adalah, Anda berdua saling mencintai dan memutuskan untuk mengarungi bahtera rumah tangga bersama, menjalani sisa hidup Anda berdua bersama dengan orang yang paling Anda cintai. Dengan selalu mengingat dan menekankan hal itu di hati dan pikiran, Anda berdua akan sanggup melewati apapun, termasuk mungkin penerimaan yang cukup sulit dari pihak keluarga. Tak perlu berharap menjadi menantu idaman bagi mertua Anda, atau menjadi ipar ‘keren’ bagi saudara-saudara ipar Anda. Asalkan Anda terus bersikap santun dan mampu membuat pasangan bahagia, dijamin orang tua serta kakak dan adik pasangan Anda, akan menghargai dan menerima Anda apa adanya. Karena yang terpenting bagi setiap orang tua adalah anaknya mendapatkan kebahagiaan saat menjalani hidup bersama dengan orang yang ia cintai.

Foto : dok. Istimewa

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP