When We Met
Yulia dan Herga pada awalnya diperkenalkan oleh salah satu sahabat dari keduanya, berawal karena sama-sama masih single dan seagama. Sebenarnya Herga belum mau cepat-cepat menikah, tapi karena rata-rata teman sudah hampir semua menikah dan juga perbedaan umur yang mana Yulia 2 tahun lebih tua, mungkin alasan itu yang membuat Herga akhirnya meminang Yulia. Kemudian secara resmi Herga datang bersama keluarga besarnya pada tanggal 7 Oktober 2010.

Preparation
Persiapan nikah pastinya menguras tenaga, terlebih lagi mereka berdua sama-sama bekerja. Dalam tempo 3 bulan terakhir, semua persiapan dan mencari-cari vendor dilakukan. Tema dan konsep dari pernikahan mereka adalah simple elegant, karena keduanya mencintai aliran minimalis. Karena sama-sama dari keluarga besar, 2 minggu sebelum hari H mereka memutuskan untuk memakai WO hanya pada saat acara supaya pihak keluarga besar dapat menikmati pesta.

D Day
Prosesi dilangsungkan secara formal dan sangat khusyuk, walaupun banyak keluarga yang berbeda adat, suku serta agama, tetapi mereka sangat bersyukur semua bisa berkumpul saat pemberkatan pernikahan. Momen ini berlangsung khidmat sekaligus membahagiakan.

Karena hampir semua vendor terdiri dari orang-orang gereja yang dengan seikhlasnya membantu, maka untuk vendor luar sengaja disewa hanya untuk dekor dan catering. Secara keseluruhan, keduanya sangat puas atas kerja sama semua vendor yang sangat mendukung juga memaklumi banyaknya permintaan dari keluarga besar.
Wedding Ingredients
Wedding Date: 27 November 2010
Wedding Venue
Holy Matrimony: MDC Hall
Reception:MDC Hall
Wedding Organizer:
D Day Photographer: Tomson Photography
Videographer: Tomson Photography
Wedding Gown: LuVaze & kebaya pribadi
Groom Suit: Zara & Ventlee
Make Up Artist: LuVaze
Invitation Card: Crystal
Souvenir: Han Shen
Catering: Chris Iwan
Decoration: Duta Kreasi
MC: MDC