Untuk memenuhi kebutuhan calon pengantin yang beragam, Jakarta Wedding Festival menghadirkan instalasi gaun pengantin dan kebaya pengantin dari sejumlah desainer ternama. Hadirnya koleksi dari desainer menunjukkan Jakarta Wedding Festival ada untuk calon pengantin berkelas premium. Sejak awal dimulai pun Jakarta Wedding Festival terbuka bagi semua calon pengantin dari berbagai kelas tanpa pilah-pilih.

Sejumlah karya desainer tersebut didisplay dalam bentuk instalasi yang menyebar di beberapa spot. East entrance pengunjung dapat melihat langsung 2 potong kebaya Ferry Sunarto. Satu kebaya broken white full detail bervolume dari ekor yang memanjang, dan kebaya biru pastel berpeplum dengan motif detail yang menarik.

Sementara kebaya lainnya dapat dilihat dari 5 koleksi Vera Kebaya berwarna merah dengan macam siluet. Mencakup kutubaru serta kebaya berkerah tinggi. Di antara kebaya kebaya tersebut merupakan kebaya baru yang akan ditampilkan pada show tunggalnya pada 15 Agustus mendatang.

Berjalan ke arah south entrance, di sudut terdapat gaun putih Albert Yanuar berbentuk sheath dengan lapisan detail memberi kesan sophisticated. Berdiri berdampingan, gaun Andreas Odang dengan hearth shaped A-line diberi detail yang mirip pohon terbalik. Kedua karya desainer tersebut baru selesai dibuat khusus untuk acara Jakarta Wedding Festival 2018. 
Di koridor menuju Cendrawasih Hall, gaun Danny Satriadi dapat dilihat langsung. Gaun putih mengagumkan, bersiluet mermaid yang ekornya dibuat kaku yang jarang dilihat, segi detilnya pun bukan main yang begitu mewah bertabur kristal. Gaun pengantin kedua justru lebih minimalis dari segi detail, hanya pita besar yang menempel manis di sisi pinggang.
Foto: Vaesy