Tips Mengkomunikasikan Perasaan Dan Pikiran dengan Pasangan

Bukan hal mudah untuk mengkomunikasikan pikiran dan perasaan Anda kepada pasangan tercinta. Seringkali, yang terjadi malah Anda berdua kelelahan karena sulitnya menyamakan arah tujuan. Nah, bila saat ini Anda berdua kerap salah paham gara-gara keliru menangkap sinyal satu sama lain, kami sediakan 4 tips mudah untuk mengatasinya. Semoga setelah membaca dan melakukannya, Anda berdua lebih lihai berkomunikasi dan terhindar dari beragam salah paham tak perlu!

  • Sedikit Bicara - Lebih Banyak Mendengarkan

Mungkin saran yang sedikit aneh karena tips soal berkomunikasi ini malah menganjurkan Anda untuk sedikit bicara. Namun langkah pertama untuk mendapatkan cara berkomunikasi yang baik adalah dengan menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu. Dengarkan apa yang ingin diungkapkan oleh pasangan Anda. Dan kami bukan hanya meminta Anda untuk duduk manis dan sekadar mendengarkan, yang kami maksud adalah sungguh-sungguh mendengarkan. Artinya, Anda akan menatap mata pasangan Anda dan fokus pada apa yg dikatakannya, tidak sambil melakukan aktivitas lain. Juga bukannya fokus pada memikirkan komentara apa yang akan Anda ucapkan kemudian. Semakin baik Anda melatih diri untuk saling mendengarkan, semakin baik pula kualitas komunikasi di antara Anda berdua.

  • Luangkan Waktu Lebih Banyak Untuk Berdua

Jika Anda berdua jarang melakukan percakapan karena jadwal kerja dan aktivitas yang super padat, ini saatnya memperbaikin jurang komunikasi tersebut. Satu-satunya cara untuk membuat pikiran, perasaan, dan harapan Anda berdua bisa didengar dan diperhatika adalah dengan sering melakukan komunikasi. Tidak perlu sampai mematok jadwal 2-3 jam per hari atau tema khusus untuk bercakap-cakap dari hati ke hati. Sediakan waktu 15-20 menit setiap malam untuk berbagi cerita dan kegiatan masing-masing sepanjang hari sudah cukup baik. Jika ada masalah yang dianggap cukup serius, sediakan waktu lebih lama untuk Anda berdua menemukan titik temu.

  • Jangan Terus Menerus Menyembunyikan Perasaan

Bila Anda terbiasa menyimpan rapat-rapat perasaan Anda dari pasangan tercinta, maka Anda bisa mengucapkan selamat tinggal kepada komunikasi efektif yang tentunya perlu dimiliki oleh setiap rumah tangga. Ini tidak akan mudah, namun semakin Anda berdua mampu bersikap jujur terhadap satu sama lain, akan semakin mudah pula menyelesaikan masalah, melakukan diskusi yang menyenangkan tanpa saling serang, dan ini akan semakin memperkuat ikatan di antara Anda berdua.

  • Gali Segalanya Lebih Dalam Lagi

Jika percakapan terakhir Anda dan si Dia adalah seputar warna cat tembok untuk kamar anak atau siapa saja tamu yang akan Anda undang di pesta taman akhir pekan 2 bulan lalu, maka kini saatnya Anda melakukan percakapan dari hati ke hati, tentang Anda, tentang dia, tentang cinta Anda berdua. Bagian paling penting tentang bagaimana Anda dan si Dia dapat berkomunikasi dengan baik adalah memastikan bahwa Anda berdua saling terhubung. Saat pulang ke rumah dalam kondisi kelelahan, akan sulit rasanya mengumpulkan perhatian dan menyisihkan perhatian untuk melakukan percakapan dari hati ke hati. Namun demi menjaga komunikasi dalam pernikahan Anda berdua tetap terpelihara, upayakan lebih keras. Ajukan pertanyaan yang memerlukan jawaban dari pasangan, perbincangkan masalah yang bisa memancing percakapan akrab tapi jangan takut untuk berbeda pendapat (sepakati dari awal bahwa untuk hal-hal tertentu Anda berdua bisa bersepakat untuk tidak sepakat), rencanakan liburan bersama (waktu, tempat, dana, dan agenda selama berlibur).

LEAVE A COMMENT

Comments (1)

  • Shierly Sanfransiska

    13 Aug 13

    thank you buat artikel ini

BACK
TO TOP