Tips Pangkas Bujet Nikah Hingga 50 Persen

 

Foto: Freepik


Resepsi pernikahan memang sangat identik dengan bujet atau dana pernikahan. Seperti apapun konsep pernikahan Anda, mau itu sederhna, mau mewah ataupun hanya menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) lalu merayakan syukuran kecil-kecilan di rumah, tetap harus menyediakan bujet. Bagi Anda yang memilih menikah dengan konsep mewah namun kekurangan bujet, maka bisa lakukan beberapa tips ini. Dijamin, bujet Anda akan terpangkas hingga 50 persen.


Hindari Musim Kawin
Jangan memilih waktu menikah di musim kawin. Biasanya, banyak sekali yang melakukan pernikahan setelah lebaran. Lebih baik memilih menikah di awal tahun saja karena bisa mengurangi bujet nikahan sebesar 20 persen, yang seharusnya Rp 100 juta, Anda bisa hemat hingga Rp 20 juta.


Bujet sisa tersebut bisa Anda limpahkan ke dana honeymoon misalnya. Hindari menentukan tanggal pernikahan di akhir tahun karena pasti akan ramai orang membuat acara termasuk pesta pernikahan. Makanya harga pernikahan menjadi mahal karena banyaknya permintaan.


Resepsi di Siang Hari
Di beberapa venue pernikahan, jika Anda memilih untuk melakukan pesta pernikahan di siang hari, maka Anda akan mendapatkan potongan harga sebesar 20 persen. Jika waktu menikah di siang hari itu belum cukup bagi Anda, maka Anda bisa melakukan acara after party di rumah.


Misalnya, mengundang beberapa teman yang memang dekat saja untuk sekadar makan dan berbincang di rumah setelah resepsi selesai. Kegiatan ini sangat bisa menekan bujet pernikahan Anda. Kalau ingin menghemat lagi, cukup lakukan resepsi di venue saja tanpa adanya after party di rumah.


Kurangi Jumlah Katering
Anda perlu menyadari bahwa salah satu penyumbang dana terbesar di acara pernikahan adalah katering. Makanya, untuk mengurangi bujet pernikahan, Anda bisa mengurangi jumlah makanan yang artinya Anda juga bisa mengurangi tamu undangan yang akan diundang. Anda bisa mengundang orang-orang yang memang dekat dan mengenal Anda saja dan jangan lupa untuk memperkirakan berapa orang yang akan datang dari satu undangan Anda tersebut.


Misalnya Anda mengundang rekan kerja satu tim dengan satu undangan, berarti Anda harus mempekirakan yang datang adalah sebanyak tim kerja Anda atau lebih. Lalu, jika Anda mengundang sahabat yang belum menikah, perkirakan juga siapa yang akan menemaninya ke acara Anda, apakah pasangannya atau dia malah mengajak orang tuanya karena Anda juga mengenal orang tua dari sahabat tersebut.


Pilih Paket
Saat Anda mempersiapkan pernikahan, pasti nanti ada saja beberapa vendor yang menawarkan paket pernikahan. Misalnya saat Anda memilih venue, mereka akan menawarkan paket sekaligus dengan katering dan dekor. Misalnya lagi saat Anda ke vendor bridal, mereka akan menawarkan paket yang langsung dengan makeup, suit groom set , fotografer, wedding car dan lain sebagainya.


Kalau Anda ditawarkan, Anda bisa memilih paket-paket itu karena pasti akan diberikan potongan harga oleh vendor yang bersangkutan sekaligus Anda mendapatkan servis yang lengkap tanpa repot lagi memilih vendor pernikahan lainnya.


Jadi, sudah sejauh mana persiapan pernikahan Anda?

Wedding Planning, Financial Planning

LEAVE A COMMENT


BACK
TO TOP