Real Wedding

Dua Tradisi yang Menyatu di Gedung Menara 165

SALZABILA BUSTAM DAN ANGGIA PRATHAMA - 07 AGUSTUS 2016
by  95Color:

Mahasiswa senior membidik mahasiswa baru di ajang ospek atau orientasi, memang kerap terjadi. Namun tak banyak yang membidik dengan tepat hingga akhirnya melangkah ke pelaminan.

Kain songket

Seserahan

Foto pre-wedding menjadi penghias dekorasi

Banyak dedaenan hijau mengisyaratkan konsep vertical garden yang sengaja diusung

Anggi dan Salza duduk di pelaminan dengan backdrop bunga yang berwarna-warni

Sejajar berfoto bersama keluarga yang wajib diabadikan

Salza dan Anggi serasi menggunakan busana adat Aceh

Mahasiswa senior membidik mahasiswa baru di ajang ospek atau orientasi, memang kerap terjadi. Namun tak banyak yang membidik dengan tepat hingga akhirnya melangkah ke pelaminan.

Saat yang dinanti pun tiba. Akad nikah yang berlangsung dalam suasana sakral dibalut dalam tema Bugis, sesuai daerah asal ayah Salza. Sementara konsep Aceh, sesuai daerah asal Ibu Salza, menjadi tema yang dipilih untuk resepsi pernikahan. Untuk menghadirkan nuansa yang lebih modern, selain konsep vertical garden yang diterapkan pada pelaminan, pemilihan warna pun didominasi oleh warna-warna lembut seperti pink, peach, dan silver. Pilihan warna tersebut sengaja dipilih agar berbeda dari pernikahan Aceh yang lebih sering mengusung warna-warna cerah. Dan hasilnya, sebuah perpaduan yang utuh antara tradisional dan modern pun berhasil ditampilkan oleh Salza dan Anggi pada hari istimewa mereka.

Go to top