5 Langkah Agar Tamu Betah di Pernikahan Standing Party

Gaya pesta pernikahan pasangan Indonesia dengan mengundang banyak tamu menjadi suatu alasan mengapa pernikahan standing party lebih banyak dipilih ketimbang sitting dinner. Mudah saja, tujuannya agar para tamu yang jumlahnya relatif banyak dapat tertampung seluruhnya. Ruang gerak pun menjadi lebih leluasa, tidak sama halnya jika menggunakan sitting dinner yang akan menghabiskan banyak tempat.

Meski demikian, bukan berarti pengantin sebagai tuan rumah membiarkan para tamu berdiri sepanjang acara. Sementara menunggu bersalaman dengan pengantin dan menikmati santapan membutuhkan waktu yang cukup lama. Memberikan kenyamanan pada para tamu meski menggelar pernikahan secara standing party dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini.

1. Pilih venue berkapasitas lebih besar
Menyebar undangan kepada ribuan orang, dapat dibayangkan bagaimana situasi dalam venue yang penuh dipadati tamu undangan. Menjaga agar kenyamanan tetap terjamin, lebih bijak memilih venue berkapasitas lebih besar dari tamu yang diundang. Dengan demikian, tamu merasa lebih nyaman, juga sebagai upaya menghindari hambatan yang mengganggu alur para tamu.

2. Pisahkan tamu
Agar tidak saling bentrok berbarengan, lebih baik membagi total jumlah tamu dalam dua gelombang. Sebagai cara untuk mengatasi keramaian tamu tidak hanya terpusat pada satu waktu. Bukan tanpa resiko, dengan melakukan cara seperti ini tentu durasi acara akan lebih panjang. Maka sebelumnya diskusikan hal tersebut pada vendor venue Anda, apakah bersedia atau tidak. Kemudian pisahkan kartu undangan bagi tamu gelombang pertama untuk dua jam awal, dan gelombang kedua untuk dua jam yang tersisa.

3. Mempersingkat acara pernikahan
Rangkaian acara pernikahan yang biasanya panjang dapat dipersingkat agar tamu tidak usah menunggu terlalu lama hingga seluruh acara selesai. Dengan demikian tamu juga dapat langsung pulang tanpa merasa lelah berdiri terlalu lama.

4. Meletakkan jajaran kursi
Sisihkan kursi-kursi panjang di pinggir dinding agar tidak menghalangi jalan. Dengan begitu tamu dapat melepas lelah sebentar dengan saling bergantian dengan tamu lainnya. Peletakan kursi-kursi tersebut juga perlu didiskusikan dengan dekorator yang lebih mengerti agar dekorasi tetap cantik tanpa rusak oleh kursi atau sofa yang diletakan sembarangan.

5. Sediakan meja
Sediakan juga beberapa meja agar tamu yang kesulitan menyantap makanan memiliki tempat untuk menikmati tanpa sulit mengiris daging atau menyendok makanan yang tak jarang membuat tamu kesal.

Foto: Dok. Istimewa

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP