Bingung Mempersiapkan Pernikahan Di Masa PPKM? Ini Tips Dari Red Hat Organizer

 

Pernikahan William & Fannys | Organizer: Red Hat Organizer | Foto: Axioo | Venue: JHL Solitaire

Hampir semua calon pengantin rasanya berharap agar masa PPKM segera berlalu dan level pembatasan akan semakin diturunkan. Kenapa? Setelah mungkin menunda dan mengubah tanggal pernikahan di pandemi ini, banyak calon pengantin ingin segera melangsungkan acara dan resepsi pernikahan mereka. Sementara itu, untuk calon pengantin yang baru saja mulai mempersiapkan pernikahan, rasanya ingin persiapannya dapat berjalan dengan bebas tanpa banyak pembatasan kegiatan. Red Hat Organizer sangat mengerti hal-hal yang dialami banyak calon pengantin di zaman era baru sekarang ini.

Wedding Planner Dengan Fondasi dan Pengalaman yang Tangguh

Red Hat Organizer sendiri didirikan di tahun 2007 oleh orang-orang yang memiliki latar belakang karir di bidang hotel banquet, event, dan promotion Berbekal pengalaman dari bekerja di bagian hotel banquet di luar negeri dan juga sebagai spesialis wedding di hotel bintang lima di Jakarta selama tiga tahun lebih, Red Hat Organizer dibangun dengan fondasi yang kokoh untuk membantu banyak calon pengantin dalam merencanakan acara pernikahan mereka. Saat ini Red Hat Organizer memiliki 40 anggota tim aktif dan telah menangani lebih dari 750 klien lokal maupun asing di Jakarta, Tangerang, dan Bogor.

Menyediakan Solusi Terbaik Bagi Calon Pengantin

"Misi kami adalah menyediakan solusi terbaik bagi kebutuhan para calon pengantin, memberikan pelayanan dan manajemen acara yang unggul untuk memastikan hasil yang diinginkan tercapai, serta menjadi mitra terpercaya bagi vendor-vendor pernikahan lainnya. Oleh karena itu, kami selalu percaya bahwa di tahap persiapan, peran kami adalah sebagai konsultan serta advokat yang mendampingi para calon pengantin. Sebagai wedding planner, kami akan secara konsisten mendampingi pengantin untuk tetap berada dalam koridor linimasa yang telah ditentukan. Dan pada saat acara, kami adalah wakil calon pengantin untuk memastikan setiap aspek berjalan sesuai rencana serta setiap vendor melakulan tugasnya dengan baik dan bertanggung jawab," jelas Irwan dari Red Hat Organizer.

Tim Red Hat Organizer terdiri dari full-timer dan part-timer, bukan freelancer, yang sudah berpengalaman di dunia pernikahan dan setiap anggota tim memang sudah ditempatkan di bidang yang sudah spesifik.

Pernikahan Widhi & Yuventa | Organizer: Red Hat Organizer | Foto: Danieliben Photography | Venue: Shangri-La Hotel Jakarta

Tips Red Hat Organizer Untuk Mempersiapkan Pernikahan di Masa PPKM

Pilih vendor yang kredibel

Beberapa hal yang dapat menunjukan kredibilitas suatu vendor adalah apakah vendor tersebut masuk ke dalam sebuah asosiasi, apakah vendor tersebut memiliki kantor atau rumah produksi yang beralamat jelas, apakah vendor tersebut memiliki rekam jejak yang baik, dan sebagainya.

Pilih vendor yang memiliki sistem internal yang kuat

Manajemen dan sistem internal yang kuat juga merupakan hal penting ketika memilih vendor. Vendor yang lemah secara manajemen dan sistem internal yang buruk dapat menjadi ancaman tersendiri khususnya ketika menghadapi tantangan di masa pandemi ini. Pastikan vendor tersebut dapat memenuhi kontrak yang ada.

Cermat terhadap isi pasal dalam kontrak

Isi dalam setiap pasal di kontrak sangatlah penting untuk diketahui dan dipelajari. Beberapa pasal yang pada masa ini sering menjadi fokus adalah pasal yang mengatur keadaan kahar atau force majeure, pasal penjadwalan ulang atau reschedule, pasal pembatalan atau cancelation. Setiap vendor tentunya mempunyai isi kontrak yang berbeda; oleh sebab itu merupakan hal wajib bagi para calon pengantin untuk memiliki pemahaman yang sama sebelum menyetujui dan menandatangani kontrak yang ada.

Siapkan rencana cadangan

Pada masa yang tidak menentu ini, siapkanlah rencana cadangan dari acara pernikahan kalian. Konsultasikan hal ini dan dapatkan kesepakatan dari setiap vendor untuk rencana cadangan tersebut.

Wedding Organizer, Wedding Planning, Zaman Now, Tips dan Trik, Serba-serbi Pernikahan, Covid19


LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP