The Beginning
Kisah cinta Dony dan Lysa dimulai ketika mereka diperkenalkan oleh salah seorang teman. Hubungan pertemanan yang terjalin di antara keduanya ternyata menumbuhkan sensasi tersendiri. Seringnya menghabiskan bersama membuat Dony dan Lysa menemukan kecocokan yang tidak mereka dapatkan ketika bersama orang lain. Empat tahun lamanya Dony dan Lysa menjalin hubungan yang dibumbui dengan tawa dan juga pertengkaran. Namun, kemampuan mereka untuk saling mengerti, saling melengkapi, saling mempercayai, dan sifat humoris keduanya semakin memnuat hati yakin mereka memang tercipta untuk saling melengkapi.
Please, be the other half of me
Di bulan Januari 2013 Dony mengajak Lysa menemaninya ke sebuah pameran dunia pernikahan. Ajakan itu tentu saja membuat Lysa bingung dan bertanya kepada sang kekasih apakah ada seorang teman Dony yang akan menikah. Rasa bingung Lysa dijawab Dony dengan pertanyaan, “Memang kamu nggak mau married sama aku?” Melihat raut wajah Dony yang memelas, plus debar senang di hati, Lysa pun dengan segera menjawab bahwa dirinya sangat bersedia menikah dengan Dony.
Wedding Party’s Theme
Sepasang kekasih ini memilih “Simple but Elegant” sebagai tema pesta pernikahan mereka yang digelar secara private dengan alasan pesta yang simpel akan membuat mereka dapat memaknainya dengan lebih indah.

The Preparations
Awal persiapan dimulai dari pemilihan tema atau konsep pesta pernikahan, berlanjut ke pencarian gaun pengantin, tempat pernikahan, dan semua hal yang berhubungan dengan pesta pernikahan. Saat stres melanda karena hari-H yang semakin mendekat Dony dan Lysa akan saling menghibur, bepergian berdua, menikmati makanan favorit atau berbelanja.
Bride’s & Groom’s Items
Saat memilih gaun pengantin, Lysa merasakan ini sebagai proses yang istimewa karena pada akhirnya, impian untuk memiliki gaun pengantin yang ia idam-idamkan mampu terwujud, setelah sempat kecewa gaun yang ia inginkan ternyata sudah menjadi milik mempelai lain. Lysa mengaku jatuh hati kepada gaun pengantin dari Kaneta, dimulai dari gaun, make-up, fotografi, paket yang ditawarkan, sampai ke pelayanannya. Untuk jas pengantin, Dony memilih Harry’s Palmer karena puas dengan pelayanannya. Pujian dari para tamu undangan mengenai penampilan mempelai wanita yang memukau membuat Lysa merasa pilihannya kepada Kaneta adalah keputusan terbaik.

Best Moment
Hati Lysa bahagia dan bangga tiada terkira ketika Dony mampu mengucapkan janji nikahnya dengan lancar dan tegas. Momen lain yang tidak kalah mengharukan adalah saat kedua mempelai berjalan beriringan menuju pelaminan. Semua mata tertuju kepada mereka.
Wedding Date 10 November 2013 | Holy Matrimony Venue GBI Season City | Reception Venue Sim Yan Internasional Restaurant | Wedding Organizer Jessica Wedding Organizer | Prewedding Photographer Cliquez| D-Day Photographerb | Make-up Artist Ria By Kaneta Wedding Boutique | Videographer b | Wedding Gown Special Design by Kaneta Wedding Boutique | Wedding Suit Harry’s Palmer | Bridesmaid Gown Kaneta Wedding Boutique| Wedding Ring Custome made | Wedding Cake Libra Cake | Catering Sim Yan Internasional Restaurant | Decoration Sim Yan Internasional Restaurant | Invitation Card CC Card | Souvenir Custome Made | MC Sim Yan Internasional Restaurant | Entertainment Sim Yan Internasional Restaurant | Wedding Car Glassio