H-7 Pernikahan, Jangan Lakukan Perawatan Kecantikan Ini!

Foto: Freepik


Perempuan mana yang tidak ingin tampil cantik dan memukau di hari pernikahan? Semua perempuan pastinya ingin tampil sempurna di hari bahagianya. Untuk itu, calon pengantin biasanya akan melakukan berbagai macam perawatan kecantikan agar terlihat memesona. Apakah Anda salah satunya?


Untuk tampil cantik di hari pernikahan, mungkin Anda akan melakukan berbagai perawatan dari ujung kaki sampai ujung kepala. Tapi jangan salah, seminggu menjelang hari-H, ternyata lebih baik menghindari beberapa perawatan kecantikan seperti berikut ini.


Melakukan Treatment dengan Bahan Kimia
Di hari pernikahan, tentu wanita ingin tampilan kulit wajah yang halus, lembut, bebas dari flek dan jerawat, serta pori-pori yang kecil. Namun, perlu diingat bahwa kulit juga butuh waktu untuk penyembuhan setelah eksfoliasi dengan teknik facial, peeling, laser atau microdermabrasion yang biasanya sedikit melukai lapisan kulit.


Perawatan dengan bahan kimia tersebut bisa menyebabkan iritasi atau kemerahan, bahkan menimbulkan bekas luka. Untuk itu, ada baiknya memperhitungkan juga waktu recovery saat berkonsultasi dengan klinik/dokter kecantikan. Selain itu, rangkaian perawatan ini sebenarnya lebih baik sudah dilakukan secara rutin sejak 6 bulan sebelum hari pernikahan agar hasil lebih maksimal.


Mewarnai Rambut
Bagi yang gemar mengganti warna rambut, coba untuk menahan diri dulu seminggu sebelum hari pernikahan. Mengubah warna rambut jelang hari-H hanya akan membuat Anda menyesal jika hasilnya tidak sesuai keinginan.


Foto: Freepik


Jika ingin mencoba warna rambut baru, lakukan pewarnaan rambut beberapa bulan sebelum pernikahan karena kalau tidak sesuai, Anda masih memiliki waktu untuk memperbaikinya. Agar warna dan kilau rambut tetap terjaga, lakukan perawatan rambut sejak dua bulan sebelum dan sesudah pengecatan agar batang rambut berkilau maksimal dan kulit kepala tetap sehat.


Melakukan Tarik Benang, Filler atau Botox
Menjelang hari pernikahan, bukan hanya operasi plastik besar yang harus dihindari karena proses pemulihannya yang memakan waktu, tapi teknik revisi tanpa operasi seperti tarik benang atau menggunakan filler dan botox juga sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan hari-H.


Hal ini bertujuan untuk menghindari lebam, pembengkakan, reaksi alergi yang mungkin timbul, hingga hasil yang tidak merata. Untuk itu, konsultasikanlah pada dokter kapan waktu yang tepat untuk melakukannya sembari memperhitungkan waktu penyembuhan maksimal yang dibutuhkan masing-masing perawatan.


Melakukan Sulam Alis
Biasanya di minggu pertama, hasilnya dari sulam alis akan lebih gelap dan tampak belum menyatu alami. Beberapa teknik bahkan menyarankan untuk menghindari kontak dengan makeup dan pembersihnya. Sulam alis juga akan menimbulkan iritasi dan pembengkakan yang sangat umum selama 48 jam.


Jika melakukan ini tepat sebelum hari pernikahan, Anda akan mendapati bagian alis tampak bengkak dan menebal. Maka baiknya, lakukanlah sulam alis 3-4 minggu sebelum hari pernikahan untuk hasil yang lebih natural.


Memasang Eyelash Extention
Sebelum melakukan eyelash extention, konsultasikan dulu kepada makeup artist yang akan mendandani Anda di hari-H nanti. Pasalnya, beberapa makeup artist lebih memilih memasangkan bulu mata palsu agar hasilnya lebih tampak, dibandingkan hasil eyelash extension. Sementara itu, jika sudah terpasang eyelash extension, sulit untuk memasang bulu mata palsu tambahan tanpa merusaknya saat dilepaskan nanti.


Melakukan Waxing
Hasil akhir waxing memang memuaskan karena bulu-bulu pada kaki dan tangan hilang seketika sampai ke akarnya. Namun karena proses penarikan sangat cepat, tidak jarang menimbulkan reaksi pada kulit usai waxing. Kemerahan dan iritasi adalah beberapa di antaranya.


Bagi yang memiliki kulit sensitif, reaksi tersebut bisa saja berlangsung lebih lama atau jadi tambah parah. Untuk itu, lakukan perawatan waxing jauh-jauh hari, paling dekat dua minggu sebelum pernikahan Anda tiba.

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP