Hubungan Anda Berjalan Terlalu Cepat? Begini Cara Mengatasinya

Foto: Freepik


Ada pasangan yang ingin hubungan mereka berjalan perlahan untuk bisa mengenal lebih jauh dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah. Ada pula yang sudah memiliki rencana untuk langsung menikah, sehingga pengenalan masing-masing pasangan bisa dilakukan setelah menikah.


Kedua pilihan tersebut terdengar sangat wajar jika kedua belah pihak sepakat memilih satu pilihan di antara dua pilihan itu. Namun, bagaimana jika Anda dan pasangan memiliki pemikiran yang berbeda? Pasangan menginginkan hubungan Anda berjalan dengan cepat, sementara Anda beranggapan bahwa hubungan ini terlalu cepat. Bagaimana cara menanggapi masalah seperti ini?


Saat pasangan Anda menjalanan hubungan terlalu cepat, mungkin dia sudah membuat rencana besar untuk masa depan Anda dengannya. Mungkin sedang menyediakan hunian berdua nanti, mungkin juga sudah menyiapkan tabungan pendidikan untuk anak kelak.


Tapi, tak semua orang nyaman membicarakan hal-hal seperti ini di awal-awal berhubungan. Ada pula pasangan yang beranggapan bahwa pasangan mereka hanya bersemangat di awal hubungan saja, karena masih dalam fase ‘cinta’ dalam hubungan.


Masalahnya, mengindari untuk tidak berbicara mengenai hal ini juga bukan tindakan yang tepat. Anda perlu menemukan waktu yang cocok untuk membicarakan hal ini, apakah pembicaraan Anda mengenai tidak membicarakan masa depan untuk saat ini, ataupun membahas perihal masa depan di waktu-waktu tertentu saja. Jadi, pembicaraan ini tidak akan mengganggu kencan atau penjajakan Anda.


Selain mengomunikasikan secara serius dan intens dengan pasangan, Anda juga perlu berkata jujur padanya. Saat Anda beranggapan hal ini terlalu cepat, maka utarakanlah hal tersebut beserta alasan yang Anda miliki. Selain memberikan alasan, Anda juga perlu memberikan opsi bagaimana seharusnya hubungan tersebut menurut Anda, sehingga bisa menjadi bahan diskusi yang asyik.


Dalam berkomunikasi masalah seperti ini, Anda perlu taktik untuk bisa menyampaikan aspirasi dengan tepat. Misalnya saat Anda beranggapan hubungan ini berjalan terlalu cepat, jangan mengatakan bahwa `Anda terlalu cepat memikirkan masa depan` pada pasangan. Usahakan memberikan tanggapan dari diri sendiri seperti, `saya rasa, hubungan kita terlalu cepat berlajan`.


Pernyataan yang langsung menggunakan kata `Anda` bisa diartikan sebagai pernyataan menyalahkan dan akan memuat hubungan menjadi canggung. Jika Anda memulai dengan pernyataan yang menyatakan perasaan diri sendiri, maka dapat diartikan bahwa Anda menunjukkan pengalaman sendiri yang bisa menjadi bahan pertimbangan dalam satu hubungan.


Seorang psikolog asal Amerika memberikan contoh bagaimana Anda bisa memberikan penjelasan dan alasan mengenai permasalahan seperti ini, “Saya merupakan tipe orang yang akan memikirkan hal dengan matang dulu sebelum mengambil keputusan, apalagi keputusan besar seperti pernikahan atau hal-hal yang berhubungan dengan masa depan. Saya akan memastikan dan mengatur semua langkah dengan benar lebih dulu sebelum memutuskan.”


Satu hal yang perlu Anda garus bawahi, bahwa semua masalah akan bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan benar. Jika tidak, masalah akan semakin sulit untuk diselesaikan dan hubungan Anda bisa menjadi taruhannya. Bagaimanapun, pasti Anda ingin memiliki hubungan yang langgeng, bukan?

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP