Inspirasi Menikah Istimewa Dengan Biaya Rp 13 Juta

 

Foto: Freepik (Ilustrasi)


Biaya rata-rata pernikahan di Amerika Serikat saat ini adalah US$ 30 ribu, atau kurang lebih Rp 442 jutaan. Walaupun nilai mata uang dolar Amerika lebih tinggi dari rupiah, namun biaya pernikahan tersebut masih tergolong mahal bagi rata-rata warga Amerika sendiri.


Tapi ternyata, ada yang berhasil memangkas biaya pernikahan itu hingga Rp 13 jutaan saja. Pasangan asal Amerika bernama Jodie McClain dan Tim Bohner ini berhasil menggelar pernikahan indah dengan biaya US$ 900 saja. Pasangan ini membuktikan bahwa pernikahan impian bisa tetap diwujudkan walaupun dengan dana yang terbatas.


Jodie dan Tim menceritakan bahwa awalnya, mereka ingin mengadakan pernikahan di gereja dengan konsep pedesaan. Mereka juga merencanakan akan mengundang sekitar 150 tamu undangan. Mereka sangat berharap bahwa pernikahan ini bisa menjadi pernikahan yang menyenangkan bagi siapapun dengan adanya hiburan seperti tarian, photobooth, prosesi pemotongan kue pernikahan hingga rencana bulan madu ke Florida agar momen pernikahan semakin terasa.


Jodie juga mengatakan bahwa yang paling penting dari pernikahan ini adalah anaknya yang berasal dari pernikahan terdahulunya bisa menyaksikan momen sakral tersebut. Pun teman-teman dari Tim juga bisa menyaksikan prosesi pernikahan mereka berdua.


Namun, siapa yang tahu dengan bencana. Rencana yang sudah disusun sedemikian rupa itu ternyata hanya tinggal rencana karena pandemi corona tak merestui konsep pernikahan mereka tersebut. Pandemi virus Covid-19 melarang adanya acara yang melibatkan perkumpulan orang melebihi dari 10 orang. Akhirnya, kurang dari seminggu jelang hari-H, pasangan ini merombak pernikahan mereka menjadi pernikahan virtual.


Pernikahan virtual itu masih bisa diadakan di gereja impian mereka. Hanya saja tamu undangan dibatasi hanya 9 orang, sedangkan tamu lainnya bisa menyaksikan pernikahan mereka melalui live streaming YouTube.


Foto: Jodie McClain-Bohner/Hellogigles


Proses yang dilalui Jodie dan Tim juga tak mudah, sebelumnya mereka tak mengira bahwa hal ini akan terjadi pada pernikahan impian mereka. Tamu undangan yang dibatasi saja sudah membuat mereka sedih, ditambah lagi ada saudara yang tak bisa hadir karena masalah kesehatan. Mereka juga diharuskan untuk membersihkan gereja setelah acara selesai. Belum lagi rencana bulan madu yang juga terhalang karena pandemi.


Awalnya, pasangan ini hanya akan membuat upacara pernikahan dengan santai dan menggunakan busana pernikahan sederhana saja. Tapi, Jodie dan Tim tidak ingin merusak semua rencana pernikahan mereka dan tak ingin menumbuhkan rasa kecewa yang mendalam terhadap pernikahan mereka kelak. Makanya, mereka tetap melaksanakan rencana yang masih bisa direalisasikan walaupun hanya dihadiri oleh petugas dari pemerintahan.


Mereka menyiarkan prosesi pernikahan inti mereka di media sosial. Mereka juga mengadakan perayaan kecil setelahnya tanpa adanya live streaming agar lebih intimate. Mereka juga mendekorasi satu meja di gereja dengan buket bunga, kue pernikahan, minuman anggur dan lain sebagainya. Mereka juga tetap mengahadirkan pendeta dan satu orang saudara untuk mengurus proses live streaming dan satu lagi untuk mendokumentasikan momen berharga tersebut.


Acara pernikahan seperti ini yang hanya menyediakan makanan di salah satu meja gereja sekaligus untuk busana pernikahan Jodie dan Tim, hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 13 juta saja. Walaupun demikian, pernikahan ini masih terasa istimewa karena anak Jodie langsung yang mengantarkannya untuk menerima janji suci pernikahan.


Bagaimana, apakah Anda terinspirasi dengan cerita pernikahan istimewa dengan biaya minim ini?

Financial Planning, Real Wedding

LEAVE A COMMENT


BACK
TO TOP