Munculnya tea length wedding dress dengan panjang melewati sedikit lutut memberi pilihan lain bagi calon pengantin. Dapat dikenakan fleksibel untuk acara indoor maupun outdoor, tea length wedding dress mampu memberikan banyak efek sesuai siluetnya. Namun gaun tea length wedding dress yang tidak menyapu lantai akan lebih beguna dipakai untuk acara outdoor yang tidak akan membuat gaun pengantin kotor terseret pasir atau tanah.
Dari bentuk siluetnya pun tea length wedding dress memiliki banyak pilihan dari yang bervolume hingga flare. Lebih lengkapnya yuk lihat satu per satu tea length wedding dress yang mungkin dapat menarik perhatian Anda.

1. Paduan bahan brokat
Bahan brokat tidak hanya cocok menjadi bahan utama kebaya, pada gaun pengantin brokat juga sering dipakai sebagai lapiasan atasan. Dengan paduan bahan brokat dapat membuat pemakai tampak lebih feminin karena lebih lentur yang berbentuk flare.

2. Cocok untuk wanita bertubuh besar
Tea length wedding dress juga dapat menjadi pilihan bagi wanita yang memiliki bobot tubuh lebih. Dengan ukuran panjang setengah betis, membuat tampilan lebih ramping bahkan dengan gaun bervolume sekalipun.

3. Lebih modern
Dengan bahan mengkilap dan agak kaku, membuat wanita yang memakainya akan lebih berisi sekaligus modern. Terlihat dari bentuknya halter neck tanpa lengan membuat penampilan sangat modern. Berbeda dengan gaun menggunakan bahan tille yang berefek mengembang.
Foto: Dok. Istimewa