Pertemuan singkat yang terjadi antara Zinia dan Alif mengantarkan keduanya pada hubungan lebih dalam yang berakhir di pelaminan. Namun sebelumnya, acara lamaran lebih dulu digelar yang terlaksana tiga bulan sebelum pernikahan. Seakan mengejar waktu, segala persiapan dikerjakan ekstra singkat. Bukan hanya persiapan pernikahan saja, dalam mengurus keperluan acara lamaran pun ditangani dalam waktu satu bulan. Hebatnya, Zinia dan Alif mampu mengerjakan sendiri tanpa didampingi wedding organizer.

Melihat waktu yang singkat, Zinia dan Alif tidak ingin bermuluk-muluk. Untuk konsep tidak terlalu rumit, keduanya melaksanakan lamaran secara simpel dengan konsep yang terhimpun atas usulan dari mereka berdua, mama dan tante. Karena bagi keduanya yang terpenting adalah acara yang berjalan lancar dan restu dari kedua orang tua.
Acara lamaran yang berlangsung di Pendopo Kemang pada 22 Juli 2018 lalu, Zinia dan Alif merasa cukup puas dengan seluruh kerja keras vendor yang terlibat. “Syukur semua berjalan lancar dan vendor bekerja secara professional. Saya suka seluruh vendor acara secara menyeluruh, make up yang soft dan glowing, tatanan rambut yang sesuai permintaan, catering yang meriah, dekor yang sesuai keinginan, dan fotografer yang professional dan bagus hasil editnya, semua berjalan tepat waktu dan tanpa hambatan.” ungkap Zinia penuh bahagia.

Sampai akhir acara, Zinia dan Alif seakan tidak cukup mengucap syukur pada hari itu. Rona bahagia terlalu kuat untuk meninggalkan aura keduanya. Tetapi tidak berhenti, Zinia dan Alif masih disibukkan dengan foto pre-wedding di hari dan tempat yang sama.
Vendor Lamaran
Makeup: Masyita Fajarini Makeup
Hairdo: Dwi Yunaa
Dekorasi: Nonamanis Creativeplanner
Catering: Pendopo Kemang
Foto: Gibran risnutama