Persiapan Menjadi Suami Idaman

Foto: Freepik


Setiap orang pasti ingin menjadi yang terbaik bagi pasangannya. Namun, untuk menjadi yang terbaik, harus dilakukan pelatihan terlebih dulu atau setidaknya Anda harus mengetahui apa saja yang bisa mendukung diri Anda menjadi baik. Berikut beberapa cara mempersiapkan diri menjadi suami yang baik bagi istri Anda.


Memberikan nafkah
Pastikan Anda sudah mempersiapkan nafkah halal yang akan diberikan pada istri kelak. Nafkah ini bukan hanya sekadar materi namun juga nafkah batin karena hal ini sudah termasuk kewajiban Anda dan pasangan sebagai suami dan istri.


Anda harus mempersiapkan kedua nafkah tersebut sebelum sah menjadi suami karena menikah bukan hanya perkara cinta saja, pernikahan lebih dari itu. Untuk mempersiapkan nafkah materi, Anda sebagai calon suami harus memiliki pekerjaan yang halal, sedangkan untuk memenuhi nafkah batin nantinya, Anda harus mengecek kesehatan jelang pernikahan untuk mengetahui bahwa Anda sehat secara jasmani.


Menjadi teladan
Sebelum Anda membimbing istri nantinya, Anda harus mempersiapkan diri untuk menjadi lebih baik terlebih dulu agar nanti bisa menjadi teladan bagi sang istri, bahkan juga sebagai teladan untuk anak kelak.


Posisikan pasangan sebagai partner
Anda memang akan menjadi pembimbing istri kelak, tapi bukan berarti posisi Anda selalu lebih tinggi darinya. Anda harus menyadari bahwa hubungan suami dan istri bukan seperti hubungan antara bos dan bawahan yang bisa dengan mudah memberi perintah. Pernahkah Anda mendengar bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk pria? Hal ini berarti posisinya bukan di bawah ataupun di atas, tapi sejajar.


Ajak pasangan untuk sering beribadah
Tidak ada satu agamapun yang tak memberi aturan bagaimana menjadi manusia ataupun menjadi suami-istri yang baik. Makanya, Anda perlu mendekatkan diri pada Tuhan agar mengetahui semua hal yang harus Anda lakukan sebagai suami. Ajak juga pasangan untuk selalu mengingat Tuhan agar rumah tangga Anda diberi petunjuk kebaikan pula.


Memberi nasihat secara lembut
Menjadi istri merupakan proses belajar tanpa akhir, pun menjadi suami. Jika istri kelak membuat kesalahan, jangan menasihatinya dengan kasar apalagi membentaknya. Ingat, tulang jika diluruskan dengan paksa akan patah. Maka nasihatilah dengan lembut agar istri bisa memahami kesalahannya.


Menyimpan rahasia hingga mati
Dalam konsep ini, ingatlah bahwa suami merupakan pakaian bagi sang istri, begitupun sebaliknya. Hal ini artinya Anda harus bisa saling melindungi. Anda juga harus bisa menyimpan aib masing-masing agar tak tersebar ke telinga orang lain.


Memberi hadiah
Wanita mana yang tak senang jika diberi hadiah atau kejutan? Di momen-momen tertentu, Anda bisa memberinya kejutan-kejutan manis sebagai tanda terima kasih telah menjadi istri yang baiik untuk Anda. Dengan melakukan hal ini, Anda juga sudah menjadi suami yang baik.

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP