message

Terlihat Sepele, Kesalahan Ini Justru Bikin Biaya Nikah Mahal

 

Foto: Freepik


Biaya tentu menjadi pertimbangan utama bagi Anda dan pasangan saat menyiapkan pesta pernikahan. Tentu Anda juga ingin seluruh kebutuhan pesta tetap sesuai bujet yang telah disiapkan sebelumnya untuk menghindari over budget.


Namun pada kenyataannya, berapapun bujet yang sudah direncanakan, selalu ada saja hal tak terduga yang dapat menambah beban biaya pernikahan. Untuk membantu Anda dan pasangan menyiapkan pernikahan agar tetap sesuai dengan bujet, Anda perlu menghindari beberapa kesalahan yang dapat membuat biaya pernikahan membengkak seperti berikut ini.


Tidak Realistis
Setiap calon pengantin tentu menginginkan pernikahan yang sempurna sesuai dengan imajinasi dan harapannya. Namun, apakah tabungan Anda sudah cukup untuk mewujudkan itu semua? Sebelum menggelar pernikahan, hal pertama yang perlu Anda yakini adalah bahwa pernikahan yang sempurna tidak perlu mewah, yang penting dihadiri oleh orang-orang penting dalam hidup Anda dan pasangan. Yakinlah bahwa pernikahan sederhana juga bisa tetap mengesankan jika Anda bisa menyesuaikannya dengan bujet.


Kurang Survei
Kesalahan utama yang sering dilakukan oleh pasangan calon pengantin adalah kurang melakukan survei. Mereka tidak berkeliling ke beberapa tempat terlebih dahulu untuk membandingkan harga yang ditawarkan, sehingga kadang menyesal setelah bertransaksi. Makanya, sebelum memutuskan untuk memilih tempat menggelar resepsi pernikahan, katering, undangan, suvenir, gaun pengantin dan lainnya, cobalah melakukan survei dengan mendatangi beberapa tempat berbeda untuk membandingkan harga dan kualitas. Langkah ini akan sangat membantu dalam menekan biaya pernikahan.


Lokasi
Jika bujet terbatas, tentunya Anda harus menghindari hal yang menyebabkan pemborosan. Ketika menentukan lokasi pernikahan, pilihlah lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Selain itu, jangan pilih yang menawarkan terlalu banyak detail demi mendapatkan suasana mewah. Ingatlah, pernikahan ini sebenarnya tentang hari bahagia Anda dan pasangan, bukan juga tentang menikah di ballroom hotel besar dengan puluhan lampu chandelier yang menghiasi ruangan. Selama lokasi pernikahan tersebut layak untuk menampung seluruh tamu undangan, itu sudah cukup.


Terlalu Banyak Tamu
Sebelum menentukan jumlah tamu undangan, pikirkan bujet Anda dan berapa yang harus dibayar untuk setiap makanan para tamu undangan. Berpikirlah realistis dalam memilih siapa saja yang akan diundang. Tetaplah berpegang kepada daftar tamu yang telah dibuat sebelumnya. Misalnya Anda ingin mengundang 500 tamu, maka jangan menambah daftar dengan mengundang semua orang yang pernah Anda kenal hingga jumlahnya jadi ribuan.


Jumlah Makanan Berlebihan
Kekurangan makanan untuk tamu saat pesta berlangsung tentunya bisa sangat buruk, tapi bukan berarti Anda harus menyediakannya secara berlebihan. Misalnya Anda memilih sampai enam jenis menu hanya untuk dessert. Maka, kurangi pengeluaran Anda dengan memilih tiga jenis makanan penutup. Selain itu, perhatikan juga jumlah katering. Misalnya, 600 porsi katering sudah cukup untuk 300 undangan. Namun karena Anda khawatir tamu tidak puas atau kurangnya makanan di pernikahan, Anda memutuskan untuk memesan katering untuk 700 porsi. Padahal penambahan tersebut tentu bisa membuat biaya nikah semakin melonjak.


Kurang Komunikasi dengan Vendor
Enggan bertanya pada vendor adalah kesalahan besar dalam mempersiapkan pernikahan. Misalnya, Anda menginginkan dekorasi bunga plastik namun vendor menawarkan bahwa bunga asli akan jauh lebih cantik, coba tanyakan terlebih dulu tambahan harga yang harus dibayar. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan komunikasi yang berujung pada bertambahnya dana yang harus dikeluarkan.


Hal-hal kecil seperti tambahan tersebut akan mengarah pada over budget saat pernikahan. Untuk itu, pastikan untuk menanyakan detail setiap dekorasi dan persiapan pernikahan pada vendor. Jangan lupa juga untuk menanyakan mengenai term pembayaran agar Anda bisa mengatur cashflow dengan baik.

Tips dan Trik, Serba-serbi Pernikahan

LEAVE A COMMENT


BACK
TO TOP