message

Lavish Yet Inspiring Wedding Of Ardion & Vania In Bali and Jakarta

ARDION HERMAN & CECILIA VANIA - 09 AGUSTUS 2015
| 4351

Pertemuan pertama Ardion dan Vania terjadi ketika Vania sedang menikmati liburan akhir pekan bersama dengan teman-temannya di Shanghai. Saat itu, baik Ardion dan Vania tidak menyangka akan saling jatuh cinta.

OUR LOVE STORY Pertemuan pertama Ardion dan Vania terjadi ketika Vania sedang menikmati liburan akhir pekan bersama dengan teman-temannya di Shanghai. Saat itu, baik Ardion dan Vania tidak menyangka akan saling jatuh cinta, karena pertemuan mereka yang pertama kali tersebut kebetulan terjadi di hari yang sama ketika Ardion baru saja mengalami putus cinta . Vania sendiri juga tidak sedang mencari pasangan hidup karena ia juga baru mengalami patah hati dan hanya ingin menikmati hidup dengan bersenang-senang. Ardtion tidak ingat kapan persisnya ia mulai jatuh cinta kepada sosok Vania yang cantik, penuh semangat dan inspiratif, tapi ia bisa merasakan bahwa Vania adalah orang yang tepat untuk dijadikan pendamping hidupnya kelak. Vania juga merasakan hal yang sama kepada Ardion karena Ardion adalah pria terbaik yang pernah ditemuinya dan selalu bersikap apa adanya. Hubungan yang dijalani Ardion dan Vania tidak selalu berjalan mulus, tapi mereka selalu bisa menemukan cara untuk mengatasi setiap masalah dan perbedaan yang ada.

WILL YOU MARRY ME Ardion memilih Bali sebagai lokasi untuk memberikan kejutan kepada Vania berupa lamaran yang romantis. Pada waktu itu, Ardion mengajak Vania ke Bali dengan alasan untuk keperluan bisnis. Sesampainya di Bali, Ardion membawa Vania ke Karma Kandara Bali untuk makan malam. Setelah selesai makan malam, Vania digiringnya ke tempat spadi Karma Kandara Bali agar dapat melihat pemandangan ke arah tepi pantai yang tepat berada di bawahnya. Ternyata Ardion sudah menyusun lilin-lilin yang membentuk tulisan "Will you marry me, Vania?" di tepi pantai tersebut. Tidak lama kemudian, Ardion pun berlutut dan melamar Vania. Momen tersebut menjadi momen yang tidak terlupakan bagi Vania.

THE WEDDING THEME Untuk pesta pernikahan mereka di Jakarta, Ardion dan Vania mengusung tema "The Royal Ball Party" yang terinspirasi dari setting ruangan di dalam istana Marie Antoinette. Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan disulap menjadi sebuah ruang tamu istana dan di bagian belakang pelaminan dipasang kaca transparan dengan dekorasi pepohonan dan bunga yang terdapat di baliknya, sehingga para tamu dapat melihat pohon-pohon tersebut seperti berada di dalam ruangan. Pada bagian meja VIP disulap menjadi seperti sebuah ruangan green house di taman istana. Sedangkan pada bagian voyer yang sudah dihias menyerupai sebuah taman, terdapat dekorasi kereta kuda yang juga dijadikan sebagai photo corner bagi para tamu.

THE WEDDING PREPARATION Ardion dan Vania memiliki waktu sepuluh bulan untuk mempersiapkan pernikahan mereka. Vania tidak menyangka bahwa sangat sulit untuk mempersiapkan pernikahan dalam waktu sepuluh bulan di Indonesia. Beberapa vendor impian Vania sudah tidak available lagi karena ternyata banyak calon pengantin yang sudah mem-booking vendor-vendor pernikahan mereka sejak satu setengah tahun sebelumnya. Apalagi tanggal pernikahan Ardion dan Vania adalah tanggal yang bagus untuk menikah. Syukurlah, Ardion dan Vania akhirnya masih dapat bertemu dengan vendor-vendor bagus yang memiliki kecocokan chemistry dengan mereka. Tantangan terbesar yang dirasakan Vania dalam mempersiapkan pernikahan adalah ketika mencocokkan keinginan dari kedua belah pihak keluarga dan ketika memperjuangkan izin dari kedua belah pihak orangtua untuk menyelenggarakan pernikahan di Bali. Namun, kedua tantangan tersebut membuat Ardion dan Vania bukan hanya dapat lebih saling mengenal kepribadian masing-masing, tapi juga lebih mengenal keluarga satu sama lain.

WEDDING GOWN & SUIT Untuk pemilihan gaun pengantin, Vania menginginkan gaun yang modelnya unik dan fashionable dengan model potongan Haute Couture. Karena itu, Vania mempercayakan pembuatan gaun pengantinnya kepada Yefta Gunawan yang ia rasa cukup ahli dalam membuat gaun berdesain couture dengan handmade bordir kesukaan Vania. Dan karena Ardion dan Vania menggelar pesta pernikahan di Bali dan Jakarta, Vania pun meminta desain gaun yang bisa dipakai dua kali. Jadilah sebuah gaun pengantin dengan dua tampilan yang berbeda. Untuk pembuatan suit, Ardion dan Vania tidak mencari-cari vendor lain lagi karena sudah langsung mempercayakannya kepada desainer jas favorit mereka yaitu Agus Lim.

THE BEST MOMENTS Momen terbaik yang dirasakan Vania di hari pernikahannya adalah ketika acara pemberkatan. Momen ketika akhirnya Ardion dan Vania disahkan oleh pendeta di hadapan semua keluarga dan sahabat yang hadir di Bali dengan pemandangan pantai yang indah sebagai latar belakang menjadi kenangan yang tidak dapat dilupakan oleh Ardion dan Vania. Sedangkan pada saat acara resepsi, ketika Ardion dan Vania sedang melakukan first dance, kembang api diluncurkan yang langsung memeriahkan suasana dan menjadi momen yang sangat berkesan bagi kedua mempelai.

Teks Eva Tanty Sari

BACK
TO TOP