message

Makna dari Kecantikan Siangko, Mahkota Pengantin Betawi

 

Foto: dok. Why Moments


Indonesia memiliki budaya yang begitu beragam. Provinsinya saja ada 34, di setiap daerahnya memiliki banyak sekali suku, lebih kurang ada 1.340 suku di Nusantara ini. Keragaman suku tersebut memberikan keragaman bahasa serta keragaman dalam berpakaian, apalagi pakaian pernikahan.


Dalam setiap pernikahan, tentunya aksesori memiliki berjuta makna bagi para pemakainya. Kali ini, mari kita bahas aksesori pengantin wanita Betawi, salah satunya siangko.

Siangko sendiri merupakan mahkota yang biasa dikenakan pengantin wanita yang dilengkapi cadar emas atau perak yang berbentuk setengah lingkaran dengan panjang 25 cm, tinggi tengah 5 cm, tinggi ujung kiri-kanannya juga 5 cm. Sedangkan cadar siangko ini memiliki panjang 30 cm yang dibuat dengan manik-manik atau mode dan ujungnya biasanya diberi seikat benang wol.


Siangko disisipkan dua pasang burung hong di sisi kiri dan kanannya. Ada lagi beberapa aksesori yang melengkapinya seperti kembang kelapa, kembang goyang dan kembang rumput dengan jumlah yang berbeda-beda. Semua aksesories itu disematkan di atas sanggul khas pengantin Betawi di mana rambut pengantin digulung ke atas seperti stupa.

Sebagai pemanis tampilan pengantin Betawi, ada beberapa tambahan yang disematkan di sekeliling sanggul, seperti roje melati. Ada juga sumping yang tersemat di telinga kiri dan kanan. Terakhir, ada teratai atau delima Betawi yang menjuntai di bahu menutupi dada, melapisi kebaya atau baju tuaki (baju khas Betawi).


Baju tuaki ini berhiaskan sulaman dan manik-manik. Baju ini sangat cantik karena diberikan tambahan kalung sebar khas Betawi yang dipadukan dengan rok kun (rok bawah yang berpotongan melebar berhiaskan sulaman naga.


Foto: dok. Why Moments


Agar lebih detil, berikut penjabaran aksesori pengantin wanita Betawi:


1. Siangko besar atau cadar yang melambangkan kesucian pengantin wanita.
2. Burung hong berjumlah 4 buah. Burung hong ini adalah tusuk konde panjang yang ditancapkan di sanggul. Hal ini melambangkan 4 khalifah sahabat Nabi Muhammad SAW.
3. Kembang kelapa berjumlah 2 buah.
4. Kembang goyang berjumlah 16 buah.
5. Kembang rumput berjumlah 2 buah. Kembang ini ditancapkan di sanggul sehingga keseluruhan tusuk berjumlah 20 buah yang melambangkan 20 sifat Nabi Muhammad SAW.
6. Tusuk lam aief, ditusukkan di sanggul sebagai lambang huruf lam sebagai simbol keesaan Allah SWT.
7. Tusuk paku berjumlah 10 buah sebagai penolak bala.
8. Tusuk bunga berjumlah 5 buah yang menghadap ke depan lambang dari rukun islam.
9. Anting-anting sepasang kerbau.
10. Kalung tebar.
11. Gelang listring.
12. Cincin.
13. Roje melati (lar-laran) sepanjang 15 cm yang dipasang di atas sanggul melingkar ke kiri dan kanan.
14. Sisir melati berjumlah 5 buah.


Foto: dok. Why Moments


Sekadar informasi, pakaian pernikahan Betawi berasal dari perpaduan berbagai etnik, mulai Arab, China, Eropa dan Melayu. Oleh karena itu, model dan maknanya juga sangat beragam.

Wedding Style, Tradisional, Betawi, Pernikahan Tradisional

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP