Aneka Bentuk Mahar yang Insipratif

Dalam suatu pernikahan Islam ada satu hal yang penting dan menjadi syarat sah pernikahan, yakni mahar. Mahar atau biasa disebut juga mas kawin ialah sejumlah harta yang diberikan mempelai pria kepada mempelai wanita. Dahulu banyak pasangan yang memilih seperangkat alat shalat sebagai mahar dengan harapan agar pasangannya tersebut akan selalu ingat kepada Tuhan. Namun, pemberian mahar tidak hanya perangkat alat shalat, pemberian emas atau uang juga perlu. Ini dimaksudkan untuk memberi penghargaan lebih terhadap wanita yang dipinang.

Kini besarnya nilai uang tak lagi menjadi dasar pertimbangan, yang paling penting adalah jumlah atau angka yang mengandung makna khusus bagi mempelai. Angka itu bisa datang dari tanggal resmi berpacaran, penjumlahan tanggal lahir kedua pasangan, atau tanggal pernikahan mereka yang jatuh di tanggal cantik, tapi semua itu kembali lagi kepada keputusan kedua mempelai tentunya. Mata uang yang menjadi mahar pun tidak melulu rupiah, entah dinar, ringgit atau mata uang lain yang mempunyai kenangan berharga bagi kedua pasangan.

Dengan keahliannya, pembuat mahar dapat menyulap uang tersebut menjadi berbagai bentuk sesuai keinginan calon pengantin. Uang koin dan uang kertas dapat digabungkan dengan apik, sehingga mahar yang dihasilkan mempunyai nilai estetika. Perpaduan warna dari uang kertas yang berwarna-warni juga menunjang tampilan mahar menjadi lebih atraktif. Nantinya, mahar ini dapat dijadikan hiasan dinding, pemanis kamar tidur atau ruang tamu Anda.

Sebagai usul, berikut beberapa pilihan bentuk mahar yang dapat menjadi inspirasi Anda:

1. Penggabungan Inisial
Inisial nama seperti ini kerap kali ditemukan dalam sampul undangan, dengan tulisan yang diukir seindah mungkin. Hal yang sama juga dapat diaplikasikan dalam mahar sebagai tanda dua individu yang kini sudah bersatu.

2. Replika Mempelai
Sepasang pengantin berbentuk manusia, representasi kedua mempelai yang terbuat dari uang, menjadi mahar yang paling banyak dipesan. Meniru mempelai yang menikah dengan busana tradisional, mahar tersebut menjadi pajangan yang selalu mengingatkan pasangan tentang pernikahan adat yang mereka lakukan saat itu.

3. Bentuk Mesjid atau Rumah Adat
Lipatan-lipatan uang yang dibentuk bangunan seperti mesjid, menaruh harapan bagi kedua pengantin baru agar kelak dilimpahi rezeki dan selalu bersyukur kepada-Nya. Sementara pigura mahar yang berisi rangkaian uang berbentuk Rumah Gadang misalnya, menjelaskan bahwa mempelai berasal dari Minangkabau.

4. Hewan yang Menjadi Maskot Pernikahan
Burung merpati yang dikenal setia pada pasangannya, dijadikan inspirasi bagi pasangan yang berdoa supaya pasangannya pun setia seperti pecahan uang yang disusun berbentuk sepasang merpati. Tidak hanya terpusat pada nilai moral saja, ada pasangan yang ingin maharnya tampak cantik dengan lipatan uang berbentuk sepasang angsa yang sedang berenang. Semua tergantung selera dan keinginan kedua pasangan.

Teks: Mery
Foto: Dok. Tara & Kasyfi (Mottomo & After Light), Adit Sastradipradja (Mahar by Ninz Wedding Accessories and Gift)

LEAVE A COMMENT

Comments (5)

  • Harini

    03 Dec 13

    @gkania: terima kasih kembali@Aci Lora: Silahkan hubungi vendor kami: Ninz Wedding Accesories untuk lebih detail lagi

  • Lorra

    02 Dec 13

    Mohon infonya utk mahar tribrata seperti foto diatas dpt dipesan dimana? Trmksh

  • Gilang Kania

    29 Nov 13

    terima kasih :)

  • 28 Nov 13

    Silakan hubungi vendor kami: Ninz Wedding Accessories

  • Gilang Kania

    27 Nov 13

    ada yg bs kasih saya rekomendasi untuk pembuatan mahar spt itu?tq kania

BACK
TO TOP