Mana Lebih Cantik; Henna Putih atau Henna Merah?

Henna by Ima Habsyi

Henna yang dikenal juga dengan sebutan pacar atau inai, menjadi bagian penting dalam upacara pernikahan tradisional pada beberapa daerah di Indonesia. Selain mempercantik tangan serta jari jemari pengantin wanita, ritual pemakaian henna ini juga memiliki cerita di belakangnya. Sebuah ritual yang dipercaya dapat mengusir roh jahat yang menggangu sang pengantin. Prosesi ini bukan melulu menjadi tradisi di Indonesia saja, beberapa negara seperti India misalnya, dikenal sangat memegang teguh adat merayakan pemakaian henna atau Mahendi Party sebagai upacara adat sebelum pernikahan.

Henna by Ima Habsyi

Perbedaan Henna di Indonesia dengan Henna di India
Sama seperti di India, calon mempelai wanita di beberapa tempat di Indonesia pun melakukan ritual pemakaian inai sebelum hari pernikahannya. Kepercayaannya pun sama bertujuan untuk mengusir roh jahat yang ingin mengganggu calon pengantin. Selain persamaan, juga terdapat perbedaan. Dalam pernikahan adat di Indonesia seumpama Minangkabau yang mengadakan upacara malam bainai atau malam berinai yang biasa dilaksanakan di kediaman calon pengantin wanita turut dihadiri pula kerabat dekat calon pengantin wanita. Berbeda seperti di India, inai dipakaikan bukan dibentuk motif melainkan dioles pada kuku jari tangan oleh keluarga besar pengantin wanita. Jumlahnya pun harus ganjil, artinya hanya 9 jari yang dipakaikan inai, sebab angka 10 dianggap angka sempurna yang hanya dimiliki Sang Pencipta.

Mengikuti zaman, pemakaian inai secara tradisional pada adat Minang (malam bainai), Aceh (malam bohgaca), Betawi (malem pacar), Bugis (mappacci), Palembang (berpacar), Lampung (pasang pacar), dan Riau (berinai) dimodifikasi dengan sentuhan motif-motif seperti bunga, sulur atau motif mirip motif India tanpa mengandung arti khusus. Pewarnaanya pun juga tidak lagi bergantung dengan henna alami dari daun inai.

Sementara di India, upacara pemakaian inai disebut dengan Mahendi Party. Biasanya Mahendi Party dirayakan dengan mengundang para saudara hingga tetangga yang bersuka ria dengan tari-tarian. Selama acara berlangsung, calon pengantin wanita dihenna dengan motif-motif tertentu yang disesuaikan dengan dewa yang dipuja. Misalnya, Dewa Ganesha yang dipuja motif henna pun dibentuk menyerupai Dewa Ganesha agar mendapat berkat dari sang dewa. Henna India yang kaya motif, bukan dibuat sembarangan karena tiap motif memiliki makna. Terdapat beberapa unsur yang digambar pada mahendi, ada unsur cerita cinta antara kedua calon pengantin, dewa yang disembah serta simbol Om dalam aksara Dewanagari. Dan terakhir di antara keseluruhan motif, disisipkan huruf-huruf dari nama pengantin pria yang tersebar untuk dicari sampai ketemu. Dan jika calon pengantin pria tidak dapat menemukan semua huruf pada motif henna di tangan pengantin wanita, maka si wanita berhak meminta kado pada si pria.

Henna by Ima Habsyi

White Henna
Henna terbuat alami dari tumbuhan pacar air dengan nama Latin Impatiens Balsamina L. Hasil warna dari daun pacar mengeluarkan warna oranye pekat hingga kemerahan tergantung seberapa lama daun inai dioles pada kulit. Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan, henna artist sebutan bagi yang ahli membuat henna menggunakan cat body painting berwarna putih untuk menambah varian warna. Ima Habsyi salah seorang henna artist yang sering diminta membuat henna pada upacara mappacci (Bugis), malam bainai bahkan hingga menangani mahendi bagi wanita keturunan India mengaku permintaan membuat henna merah dan white henna seimbang.

Di antara sekian banyak pilihan warna cat body painting, warna putih menjadi warna yang banyak dipilih dalam pengaplikasian henna. Warna putih yang cenderung netral, cocok bagi setiap tipe warna kulit. Terutama kulit berpigmen gelap yang banyak dijumpai pada wanita Indonesia. Dengan white henna kulit yang gelap tidak terlihat kusam dibandingkan dengan henna dari inai.

Dalam pengerjaan, Ima mengaku tidak butuh waktu lama berkisar 30 – 45 menit. Pemilik akun Instagram @barbie_ima ini juga menjelaskan perbedaan dalam pengerjaan white henna dan henna merah. Berbeda dengan zaman dulu yang harus menumbuk daun pacar, saat ini lebih praktis karena sudah ada pasta henna dalam bentuk kemasan. Selain komposisi utama dari daun inai terdapat pula racikan lainnya dalam pasta untuk mendapatkan warna tertentu. Sedangkan white henna merupakan body painting berwarna putih yang langsung kering di kulit. Tidak seperti henna merah yang dikeringkan minimal 15 menit sebelum dibilas air, white henna langsung kering di kulit.

Karena dari body painting, white henna lebih mudah luntur dan hanya dapat bertahan 1 – 2 hari berbeda dengan henna merah yang bisa bertahan lama. Sehingga waktu pengaplikasian henna putih biasanya dilakukan pada hari-H, sedangkan henna merah dipakai sebelum hari-H. Agar berkilau ditambahkan clear glitter bagi white henna dan glitter warna-warni untuk henna merah. Khusus bagi white henna tidak dianjurkan dicampur dengan glitter warna-warni, tapi dapat ditambahkan kristal Swarovski. Sehingga tidak heran harga white henna sedikit lebih mahal daripada henna merah.

Foto: Dok. Ima Habsyi

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP