Mingle Itu Perlu Gak Sih?

 

Turun dari pelaminan dan berbaur atau mingle dengan tamu undangan memang tak selalu dilakukan oleh pasangan pengantin. Ada pendapat yang mengatakan mingle itu penting, sementara pendapat lain mengatakan mingle tidak wajib dilakukan. Dengan mingle, kedua pengantin menyalami tamu yang ingin mengucapakan selamat secara lebih dekat. Kedua pengantin dan para tamu pun dapat berfoto bersama bagi yang tidak mendapat kesempatan berfoto di pelaminan. Suasana keakraban dengan para tamu tersebut sangat bagus untuk divideokan dan difoto yang memberi kesan hangat. Selain itu, mitosnya pada acara mingle pengantin akan memberikan suvenir pada yang masih single dengan harapan agar segera menyusul. Tetapi ada juga pengantin yang memberikan suvenir kepada yang sudah memiliki pasangan juga loh.

Tentu saja kembali kepada pasangan pengantin apakah memilih untuk mingle atau tetap berada di pelaminan. Namun sebelum memutuskan, berikut beberapa poin yang dapat kamu jadikan pertimbangan.

  • Jumlah tamu yang diundang

Perhitungkan berapa jumlah tamu yang diundang, apakah ratusan atau ribuan. Secara logika jika tamu yang diundang mencapai lebih dari 500 orang atau bahkan seribu, pengantin akan kewalahan meladeni satu per satu tamu. Pengantin tidak hanya akan kelelahan, mingle pun akan memakan waktu yang panjang. Oleh karena itu bila tamu yang diundang cukup banyak dan sepertinya tidak memungkinkan, ada baiknya menghilangkan acara mingle dari daftar acara. Toh bersalaman di depan pelaminan cukup untuk menyapa para tamu. Mingle sendiri dilakukan bagi pengantin yang mengundang tamu terbatas sekitar 100-300 tamu.

  • Tamu yang dikenal dan tidak dikenal

Sering kali pihak orang tua ikut memberikan daftar tamu, entah rekan kerjanya atau teman dekatnya. Pengantin pun tidak bisa menolak kemauan orangtua, sehingga pada acara pernikahan tamu yang singgah dipenuhi orang-orang yang tidak dikenal kedua pengantin. Lalu bagaimana jika mingle tetap dilaksanakan? Kedua pengantin tentu akan bingung harus berkata apa dan memulai percakapan ketika mingle. Hal ini menjelaskan acara mingle lebih baik dilakukan pada pernikahan berkonsep intimate yang hanya menghadirkan orang-orang tertentu yang dikenal baik kedua pengantin.

  • Venue

Untuk melakukan mingle, venue pun harus dipersiapkan. Akan lebih baik dan nyaman apabila mingle dilakukan dengan konsep sitting dinner yang menyediakan tempat duduk untuk tamu dan pengantin agar mudah mengobrol. Konsep indoor maupun outdoor tidak menjadi soal, karena inti dari mingle adalah bercengkrama dengan tamu. Umumnya pengantin yang melangsungkan mingle melaksanakan pernikahan di sebuah restoran atau ballroom hotel lengkap dengan sitting dinner (indoor), sementara bagi yang ingin melakukan mingle dalam suasana outdoor dapat melakukannya di sebuah taman atau tepi pantai dengan alas kain sebagai tempat duduk dan berkumpulnya para tamu.

Foto: Dok. Istimewa, The Uppermost Photography, TheGentlemen, Why Moments

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP