Semarak Pesta Pernikahan di Rumah

Lingkungan rumah secara tidak langsung membentuk ikatan batin dengan para penghuninya. Bagaimana tidak, ada sisi historis yang oleh sebagian orang tidak dapat tergantikan oleh lokasi bergengsi maupun gedung mewah sekalipun. Terkadang dengan alasan mendalam itu, sepasang calon pengantin memutuskan mengadakan akad maupun resepsi pernikahan di rumah. Padahal menggelar hajatan di rumah jauh dari praktis. Meski begitu ada keuntungan yang tersembunyi, kedua mempelai tidak perlu lagi repot berburu dan mengeluarkan biaya untuk venue.

Meski diadakan di rumah, penataan dekorasi pernikahan dapat dibuat tidak kalah, bahkan setara dengan venue mewah. Anda hanya perlu cermat memaksimalkan setiap sudut rumah. Misalkan saja, rumah Anda memiliki halaman atau taman yang luas, lokasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk konsep pernikahan garden party. Di samping hal itu, ada beberapa hal penting yang harus dipikirkan masak-masak sebelum menggelar pernikahan di rumah, yaitu;

1. Undangan. Antara luas rumah dengan jumlah tamu harus dipikirkan baik-baik. Sebab luas rumah yang kurang sepadan akan membuat tamu yang hadir kurang nyaman lantaran berdesak-desakan. Untuk menambah daya tampung, baiknya furnitur yang kurang perlu dipindahkan sementara.
2. Merenovasi rumah. Demi menambah estetika keindahan rumah tidak ada salahnya membuat sedikit perubahan pada tampilan rumah. Mencat ulang dan merapikan taman dapat dilakukan pada seminggu sebelum hari-H. Ingat, taman tidak perlu disirami pada hari-H untuk menghindari becek yang akan menggangu kenyamanan, dan akan membuat kotor seluruh rumah.
3. Dekorasi. Tak dipungkiri para tamu yang datang pasti akan menilai seberapa indah atau buruknya penampilan ruangan. Sebagai saran, coba terapkan dekorasi yang sepadan dengan tema dan luas area yang ada. Untuk area yang tidak terlalu luas, bisa mengaplikasikan dekorasi minimalis yang tidak banyak menggunakan pernak-pernik yang tidak perlu. Untuk menghadirkan nuansa semarak dan segar, gunakan bunga-bunga hidup yang menebarkan aroma lembut.
4. Perkirakan juga jalur keluar-masuknya tamu agar tidak terjadi penumpukan di satu titik. Baiknya pisahkan dan buat tanda untuk pintu masuk maupun keluar bagi para tamu.
5. Parkir. Lahan parkir juga harus dipikirkan, apakah ada lahan kosong yang dapat dipergunakan untuk parkiran atau tidak. Kalau bisa jarak parkir dan rumah jangan terlalu jauh supaya tidak menyulitkan tamu. Dan tempatkan beberapa orang untuk menjaga keamanan lingkungan parkir.
6. Kenyamanan tidak hanya diutamakan bagi para tamu, vendor-vendor seperti fotografer, videografer, dan katering pun penting diperhatikan. Berikan ruang gerak yang cukup untuk fotografer dan videografer, agar mereka dapat bekerja dengan maksimal. Serta sediakan area khusus bagi petugas katering untuk menyiapkan hidangan dan meletakkan peralatan makan yang kotor.
7. Hewan peliharaan. Jika memelihara hewan, ungsikan peliharaan ke tempat yang aman terlebih dulu. Bila tetangga Anda juga memiliki hewan peliharaan yang berpotensi mengganggu acara, mintalah dengan sopan untuk diamankan terlebih dahulu selama pesta berlangsung.
8. Sirkulasi udara. Menghindari udara dalam rumah yang pengap dan panas, sediakan AC atau kipas angin besar untuk menjaga kesegaran ruangan.
9. Jika pesta diadakan malam hari dan di taman rumah, minta dekorator untuk memberi lampu-lampu tambahan. Selain sebagai penerangan tentu hal itu juga sebagai hiasan untuk menampilkan suasana yang berbeda.
10. Bila diadakan di taman, pastikan taman bebas dari serangga. Semprot obat antiserangga beberapa jam sebelum acara, atau siapkan lilin-lilin yang mengandung citronella (daun serai) untuk menjauhkan serangga. Selain itu lilin pun dapat menambah aura romantis ketika acara.
11. Dari jauh-jauh hari, mintalah izin dari pihak berwenang, RT dan RW serta warga setempat untuk memaklumi rasa terganggu dan kebisingan ketika acara berlangsung.
12. Tempatkan pula beberapa orang petugas keamanan untuk menjaga kelangsungan acara agar tetap terkendali.

Teks: Mery
Foto: Mottomo Photography, Le’ Motion

LEAVE A COMMENT

BACK
TO TOP